UIN Siber Cirebon – Kreativitas dan inovasi mahasiswa Jurusan Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mencuri perhatian dalam forum internasional. Berbagai produk pembelajaran matematika berbasis teknologi dan media kreatif karya mahasiswa sukses dipresentasikan pada International Seminar 2026 bertajuk “Future-Ready Cyber Universities: Advancing Digital Infrastructure, Institutional Management, and Global Academic Collaboration” yang berlangsung di Digital Library Gedung Siber Lantai 5 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Senin (8/6/2026).
Kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh International Office UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., serta menghadirkan narasumber internasional Daniel Dobrev, yang dimoderatori oleh Ivo Dinastar Yanuar, S.S., M.Appling.
Seminar ini dihadiri para pimpinan universitas, dekan, ketua jurusan, dosen, mahasiswa, serta tamu internasional yang bersama-sama mendiskusikan masa depan perguruan tinggi berbasis siber, transformasi digital pendidikan, serta penguatan kolaborasi akademik global.
Produk Mahasiswa Tadris Matematika Jadi Sorotan Forum Internasional
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah Learning Innovation Product Presentation, yang menampilkan karya-karya inovatif mahasiswa sebagai wujud implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).
Pada kesempatan tersebut, Jurusan Tadris Matematika FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan tiga produk unggulan yang menunjukkan bagaimana matematika dapat diajarkan secara kreatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ketua Jurusan Tadris Matematika Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd., Sekretaris Jurusan Dr. Hj. Indah Nursuprianah, M.Si., serta dosen pendamping Herani Tri Listiana.
Website RME: Matematika Dekat dengan Kehidupan Nyata
Produk pertama yang dipresentasikan adalah Website Realistic Mathematics Education (RME) karya mahasiswa Aditya Eka Nugraha, yang dipresentasikan oleh M. Ali Nurhidayyah.
Platform digital ini dirancang untuk menghubungkan konsep-konsep matematika dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa.
Melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami bagaimana matematika digunakan dalam kehidupan nyata.
Pop-Up Book Geometri, Belajar Matematika Jadi Lebih Menyenangkan
Produk kedua adalah Pop-Up Book Matematika Geometri karya Septian Lukman yang dipresentasikan oleh Gita Fuji Lestari.
Media pembelajaran tiga dimensi ini mampu menghadirkan visualisasi bangun ruang secara menarik dan interaktif sehingga membantu siswa memahami konsep geometri dengan lebih mudah.
Inovasi ini mendapat apresiasi dari peserta seminar karena dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus menjadikan matematika lebih dekat dengan dunia anak dan remaja.
Film Animasi Pecahan, Matematika Dikemas Ala Generasi Digital
Sementara itu, produk ketiga berupa Film Animasi Matematika tentang Pecahan karya Zalfa dan tim yang dipresentasikan oleh Tonisah.
Film animasi edukatif tersebut menyajikan materi pecahan melalui alur cerita yang menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar maupun menengah.
Pendekatan visual dan digital yang digunakan dinilai sangat relevan dengan karakteristik generasi saat ini yang tumbuh dalam lingkungan teknologi dan multimedia.
Ketua Jurusan: Bukti Mahasiswa Siap Menjadi Guru Masa Depan
Ketua Jurusan Tadris Matematika, Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil implementasi pembelajaran berbasis proyek yang mendorong mahasiswa menjadi kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori matematika, tetapi juga mampu menciptakan solusi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Produk-produk yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa calon guru matematika UIN Siber Cirebon siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21,” ujarnya.
Bangun Jejaring Akademik Internasional
Sementara itu, Dr. Hj. Indah Nursuprianah, M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam forum internasional memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga.
“Forum internasional menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan karya inovatif mereka kepada dunia. Ini bukan hanya tentang presentasi produk, tetapi juga membangun kepercayaan diri, jejaring akademik, dan wawasan global yang akan sangat berguna bagi masa depan mereka,” jelasnya.
Dukung Transformasi Menuju Future-Ready Cyber University
Partisipasi Jurusan Tadris Matematika dalam seminar internasional ini semakin menegaskan komitmen FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung transformasi kampus menuju Future-Ready Cyber University.
Melalui pengembangan Website RME, Pop-Up Book Geometri, dan Film Animasi Matematika tentang Pecahan, mahasiswa berhasil menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat dikemas secara kreatif, inovatif, menyenangkan, dan berbasis teknologi digital.
Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu melahirkan inovator pendidikan yang siap berkontribusi pada kemajuan pendidikan Indonesia dan dunia.
Dukung SDGs
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
- SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan






