Visitasi UI GreenMetric Jadi Bukti Nyata Transformasi UIN Siber Cirebon Menuju Kampus Hijau, Digital, dan Berkelanjutan
UIN Siber Cirebon – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun kampus hijau (Green Campus) berbasis keberlanjutan kembali mendapat perhatian pada pelaksanaan The 3rd Assessment Meeting UI GreenMetric Service Packages, Selasa (28/7/2026). Sebelum agenda utama asesmen dimulai, dua asesor UI GreenMetric melakukan visitasi lapangan untuk melihat secara langsung implementasi berbagai program keberlanjutan (sustainability) yang telah dijalankan universitas.
Visitasi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penilaian UI GreenMetric World University Rankings, yang tidak hanya mengevaluasi dokumen administrasi, tetapi juga memastikan implementasi nyata budaya kampus hijau, tata kelola lingkungan, serta inovasi berkelanjutan yang diterapkan di lingkungan perguruan tinggi.
Didampingi langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., jajaran pimpinan universitas, serta Tim UI GreenMetric UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kedua asesor, Dr. Abellia Anggi Wardani, S.Hum., M.A. dan Dr. Nyoman Swarta, S.T., M.T., M.Agr., melakukan peninjauan menggunakan mobil golf ramah lingkungan menuju sejumlah lokasi strategis yang menjadi indikator penilaian UI GreenMetric.
Menyusuri Ikon Green Campus UIN Siber Cirebon
Rangkaian visitasi diawali dari Gedung Rektorat sebagai pusat tata kelola universitas, kemudian berlanjut menuju Lembaga Penjaminan Halal (LPH), Green House, Aviary, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang menjadi representasi nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta menghadirkan ruang hijau yang nyaman bagi sivitas akademika.
Tidak hanya meninjau kawasan hijau, tim asesor juga mengunjungi berbagai fasilitas pelayanan publik yang mencerminkan kampus modern dan inklusif, di antaranya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Ruang Laktasi, Daycare, serta Pusat Moderasi Beragama. Fasilitas-fasilitas tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan kampus tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga memperhatikan kualitas layanan, kesejahteraan sivitas akademika, dan penguatan nilai-nilai moderasi.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju kawasan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Ma’had Al-Jami’ah, Pascasarjana, hingga Ruang Server, dan fasilitas Gedung Siber SBSN, yang menjadi ikon transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia.
Asesor Apresiasi Inovasi dan Komitmen Berkelanjutan
Di setiap lokasi, kedua asesor berdialog secara langsung dengan pimpinan unit, dosen, tenaga kependidikan, serta Tim UI GreenMetric mengenai berbagai inovasi yang telah diterapkan di lingkungan kampus.
Diskusi berlangsung dinamis dengan membahas berbagai aspek penting, mulai dari kebijakan kampus hijau, pengelolaan energi dan air, pengurangan emisi karbon, pengelolaan limbah terpadu, konservasi flora dan fauna, pengembangan ruang terbuka hijau, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tata kelola kampus yang berkelanjutan.
Asesor UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani, S.Hum., M.A., memberikan apresiasi atas keseriusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun budaya keberlanjutan.
“Kami mengapresiasi komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan kampus hijau yang berkelanjutan. Assessment ini bukan sekadar proses penilaian, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik baik dan memberikan rekomendasi strategis agar kualitas pengelolaan lingkungan kampus semakin memenuhi standar internasional UI GreenMetric,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Nyoman Swarta, S.T., M.T., M.Agr., menegaskan bahwa setiap perguruan tinggi memiliki karakteristik tersendiri dalam membangun ekosistem kampus berkelanjutan.
“Kami optimistis UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu mengintegrasikan transformasi digital dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Berbagai inovasi yang kami lihat hari ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan kampus,” ungkapnya.
Green Campus Bukan Sekadar Infrastruktur, tetapi Budaya
Suasana visitasi berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh antusiasme. Selain melakukan observasi terhadap berbagai fasilitas, tim asesor juga memberikan sejumlah rekomendasi dan berbagi best practices dari berbagai perguruan tinggi dunia yang telah berhasil menerapkan konsep Green Campus secara komprehensif.
Masukan tersebut diharapkan menjadi referensi strategis bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, memperkuat inovasi, serta memperluas implementasi prinsip keberlanjutan di seluruh unit kerja.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Green Campus bukan sekadar menghadirkan ruang hijau atau fasilitas ramah lingkungan, tetapi merupakan budaya institusi yang mengintegrasikan aspek pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, dan transformasi digital dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.
Menguatkan Posisi sebagai Cyber Islamic University Berkelas Dunia
Pelaksanaan visitasi lapangan ini semakin mempertegas komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus memperkuat posisi sebagai Cyber Islamic University yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Melalui sinergi seluruh sivitas akademika, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis mampu terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak bagi lingkungan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan, visitasi UI GreenMetric 2026 menjadi momentum penting bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus melangkah sebagai perguruan tinggi Islam modern yang mampu mengintegrasikan teknologi digital, nilai-nilai keislaman, dan keberlanjutan lingkungan dalam mewujudkan kampus berkelas dunia.


