UIN Siber Cirebon – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk dalam proses penulisan karya ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama sejumlah penulis menghadirkan buku berjudul Artificial Intelligence dalam Penulisan Karya Ilmiah. Buku ini menjadi panduan bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab.
Buku yang ditulis oleh Yunita, S.Pd., M.Pd., bersama Septiani Resmalasari, M.Pd., Shufiyyati, dan Amanda Dini Nurul Qolby ini hadir di tengah semakin luasnya penggunaan AI dalam aktivitas akademik. Teknologi AI kini dapat membantu berbagai tahapan penulisan, mulai dari menemukan ide, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki tata bahasa, melakukan parafrase, menerjemahkan, hingga merangkum referensi.(31/10/26).
Namun, kemudahan teknologi tersebut juga menghadirkan tantangan. Penggunaan AI tanpa pemahaman yang memadai berpotensi menimbulkan persoalan, seperti plagiarisme, informasi keliru, referensi tidak valid, bias, hingga ketergantungan yang dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis dan orisinalitas penulis.
AI sebagai Copilot, Manusia Tetap Pilot
Salah satu pesan utama buku ini adalah menempatkan AI sebagai copilot atau asisten dalam proses akademik, bukan sebagai pengganti manusia. Artinya, teknologi boleh membantu mempercepat pekerjaan, tetapi manusia tetap menjadi pengendali utama dalam berpikir, menganalisis, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkan hasil tulisan.
Para penulis menekankan bahwa setiap informasi yang dihasilkan AI harus diperiksa dan diverifikasi. Kejujuran akademik, orisinalitas, ketepatan sumber, penghormatan terhadap hak cipta, serta transparansi penggunaan teknologi menjadi prinsip penting yang harus dijaga.
Dengan pendekatan tersebut, buku ini mengajak pembaca untuk tidak sekadar mahir menggunakan berbagai aplikasi AI, tetapi juga memiliki kemampuan menilai apakah hasil yang diberikan teknologi benar, relevan, dan layak digunakan dalam karya ilmiah.
Panduan Penggunaan AI di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam
Tidak hanya membahas pemanfaatan AI secara teknis, buku ini juga mengulas strategi penjaminan mutu karya ilmiah berbasis AI di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Pembahasannya diperkuat dengan kajian mengenai etika penggunaan AI dalam penulisan karya ilmiah di lingkungan PTKI wilayah Jawa Barat.
Para penulis turut menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun literasi digital melalui pelatihan, pendampingan, pengawasan, serta penyusunan pedoman penggunaan AI yang jelas dan aplikatif.
Kehadiran buku ini sejalan dengan identitas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi berbasis siber yang terus beradaptasi dengan transformasi digital. Inovasi teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan budaya akademik, integritas, dan tanggung jawab keilmuan.
Melalui karya ini, para penulis mengajak masyarakat akademik untuk tidak takut terhadap perkembangan AI, tetapi juga tidak menggunakannya secara sembarangan. Sebab, teknologi terbaik bukanlah teknologi yang menggantikan kemampuan manusia, melainkan yang membantu manusia menghasilkan karya lebih berkualitas.
Selamat kepada Yunita dan seluruh tim penulis. Semoga buku ini menjadi referensi inspiratif bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat luas dalam membangun tradisi akademik yang inovatif, produktif, serta berintegritas di era kecerdasan buatan.


