UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 6 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) menggelar Festival Literasi sebagai puncak rangkaian program penguatan literasi di Desa Mulyasari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang berlangsung di MI Assuniyah 3 pada Minggu (16/8/2026), pukul 08.00–11.00 WIB, tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan keberanian melalui berbagai aktivitas literasi.
Festival Literasi mempertemukan siswa dari MI Assuniyah 1, MI Assuniyah 2, dan MI Assuniyah 3 dalam suasana belajar yang dikemas secara menyenangkan. Sejumlah perlombaan menjadi bagian utama kegiatan, yaitu lomba mewarnai, mendongeng, dan cerdas cermat.
Literasi Dikemas Kreatif dan Menyenangkan
Beragam perlombaan dalam Festival Literasi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi anak-anak. Lomba mewarnai menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas, sementara lomba mendongeng mendorong keberanian berbicara sekaligus kemampuan menyampaikan cerita.
Adapun lomba cerdas cermat memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengasah pengetahuan, daya ingat, serta kemampuan berpikir secara cepat dan tepat. Perpaduan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penguatan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berkomunikasi, berpikir kritis, dan mengekspresikan gagasan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 6, Tato Nuryanto, M.Pd., perwakilan guru dari MI Assuniyah 1, MI Assuniyah 2, dan MI Assuniyah 3, serta Ketua RT 04 Desa Mulyasari. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi anak melalui penguatan budaya literasi.
Tinggalkan Semangat Literasi yang Berkelanjutan
DPL KKN Kelompok 6, Tato Nuryanto, M.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Literasi sebagai bagian dari rangkaian program mahasiswa dalam memperkuat literasi di Desa Mulyasari.
Festival Literasi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial selama pelaksanaan KKN. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat meninggalkan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus mendorong sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk terus menyediakan ruang bagi mereka untuk membaca, berkarya, berbicara, dan berprestasi.
Semangat tersebut sejalan dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong lingkungan belajar yang inklusif, kreatif, dan mendukung pengembangan potensi anak. Kegiatan yang mempertemukan siswa dari beberapa madrasah juga menjadi ruang interaksi dan pembelajaran bersama yang mendukung tumbuhnya kesempatan belajar bagi anak-anak di lingkungan Desa Mulyasari.
Melalui Festival Literasi, KKN Kelompok 6 UIN SSC ingin menegaskan bahwa literasi bukan sekadar tentang seberapa banyak kata yang mampu dibaca. Literasi juga tentang keberanian seorang anak menggunakan pengetahuannya untuk bermimpi, menyampaikan gagasan, berkarya, dan melangkah lebih jauh menuju masa depan.


