UIN Siber Cirebon – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat kembali mendapat apresiasi. Melalui Galeri Investasi Syariah Bursa Efek Indonesia (GIS-BEI), UIN Siber Cirebon berhasil meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai GIS-BEI Teraktif dalam Mendukung Program Literasi dan Inklusi Keuangan di Ciayumajakuning Tahun 2026. Grage Mall, Sabtu, (31/10/26).
Penghargaan tersebut tertuang dalam Piagam Penghargaan OJK Nomor KET-54/KO.1201/2026, yang ditandatangani Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, pada 31 Oktober 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi aktif GIS-BEI UIN Siber Cirebon dalam mendukung edukasi dan perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan, khususnya investasi berbasis syariah.
Penghargaan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Financial Expo 2026 dalam momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang diperingati setiap Oktober. Tahun ini, BIK mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera.”
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam memperkuat edukasi keuangan, khususnya literasi investasi syariah di lingkungan kampus dan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi FEBI untuk terus mengembangkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya mengenal investasi, tetapi juga memahami prinsip, risiko, dan manfaatnya sehingga mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas secara finansial. Melalui GIS-BEI, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga kesempatan mengenal praktik pasar modal syariah dan berbagai instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini sejalan dengan komitmen universitas untuk menghadirkan pendidikan yang berdampak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“UIN Siber Cirebon terus mendorong agar ilmu pengetahuan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir dan memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi. Kami berharap GIS-BEI semakin aktif menjadi pusat edukasi, kolaborasi, dan pengembangan investasi syariah yang inklusif,” tuturnya.
Upaya tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang turut memperkuat pengembangan sektor keuangan, termasuk literasi, inklusi keuangan, dan pelindungan konsumen.
Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga pemantik semangat untuk memperluas edukasi keuangan hingga menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Melalui GIS-BEI, UIN Siber Cirebon mengajak mahasiswa, generasi muda, dan masyarakat untuk semakin mengenal keuangan syariah, memahami investasi secara cerdas, serta membangun kebiasaan mengelola keuangan dengan bijak.
Sebab, masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik akan memiliki bekal lebih kuat untuk merencanakan masa depan, mengembangkan potensi ekonomi, dan mewujudkan kesejahteraan bersama.



