UIN Siber Cirebon (Jakarta, Kemenag) – Komitmen terhadap tata kelola keuangan yang akuntabel kembali mengantarkan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meraih apresiasi dari Menteri Agama Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan peran aktif universitas dalam memenuhi asas kepatuhan pelaksanaan anggaran serta penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) Tahun 2025 yang mendukung capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penghargaan tertanggal 16 Juli 2026 itu ditandatangani Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas kontribusi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pengelolaan anggaran dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntabilitas.
Penghargaan tersebut kembali menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi negeri.
Delegasi UIN Siber Cirebon Hadiri Konsolidasi BMN
Penghargaan tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan konsolidasi dan pengurangan sensus Barang Milik Negara (BMN) yang diselenggarakan Biro Keuangan dan BMN pada Selasa (20/10/2026) di Hotel Aston Pluit, Jakarta.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diwakili Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AKU), H. Moh. Khuailid, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Kasan, S.T., dan Furqon Al Muzakki, S.Si.
Kegiatan konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam pengelolaan Barang Milik Negara. Pengelolaan BMN yang tertib dan didukung data yang akurat penting untuk memastikan aset negara tercatat, terinventarisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.
Bagi perguruan tinggi, pengelolaan aset dan keuangan yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran layanan pendidikan, administrasi, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rektor: Penghargaan Menjadi Motivasi untuk Terus Berbenah
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diterima universitas. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga komitmen terhadap kepatuhan anggaran, ketertiban administrasi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
Penghargaan ini juga menjadi pengingat bahwa tata kelola yang baik membutuhkan kerja sama seluruh unit kerja. Ketelitian dalam menyusun laporan, kedisiplinan dalam administrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi perlu dijaga secara konsisten.
Ke depan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan terus memperkuat kualitas pengelolaan keuangan dan aset negara sebagai bagian dari pembangunan institusi yang profesional dan terpercaya.
Capaian ini bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola. Dengan komitmen bersama, pengelolaan anggaran dan BMN yang tertib dapat semakin mendukung pelayanan publik serta pengembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi Islam berbasis siber.



