UIN Siber Cirebon (Sulawesi Tengah) – Kerja sama perguruan tinggi dan pemerintah daerah berpeluang menghadirkan manfaat lebih luas daripada sekadar membuka akses beasiswa. Dukungan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pendampingan akademisi juga dibutuhkan untuk membantu menjawab persoalan pembangunan daerah. Semangat inilah yang mengemuka dalam penjajakan kerja sama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai, Senin (26/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, I Wayan Yudana, A.P., M.Si., tersebut membahas rancangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan cakupan kolaborasi yang lebih luas. Kerja sama tidak hanya diarahkan pada peluang dukungan terhadap program beasiswa Berani Cerdas, tetapi juga mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diwakili Dr. Muslihuddin, M.Ag., Kepala UPT Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), dan Dr. Moh. Ali, M.Pd.I., Ketua Program Studi PJJ Pendidikan Agama Islam S2. Turut hadir Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai, Makmur N. Lalekeng, S.Sos., yang mengikuti pembahasan penjajakan kerja sama tersebut.
Perluas Kolaborasi untuk Menjawab Kebutuhan Daerah
Dalam pembahasan itu, pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyoroti banyaknya persoalan dan studi kasus di daerah yang berpotensi membutuhkan dukungan perguruan tinggi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi akademisi untuk berkontribusi melalui kajian ilmiah, penelitian, dan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Karena itu, rancangan kerja sama diharapkan tidak berhenti pada fasilitasi pendidikan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang mempertemukan kebutuhan pemerintah daerah dengan kapasitas keilmuan perguruan tinggi.
Melalui pendekatan ini, kerja sama dapat diarahkan pada penguatan sumber daya manusia, pendampingan masyarakat, pengembangan riset, serta penerapan hasil penelitian untuk membantu merespons persoalan di lapangan.
Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai Fokus Kerja Sama
Ada tiga bidang utama yang berpotensi dikembangkan dalam penjajakan tersebut.
Pertama, pendidikan. Kolaborasi dapat mencakup perluasan akses pendidikan tinggi, peningkatan kompetensi, penguatan literasi digital, serta penjajakan peluang dukungan pendidikan melalui program beasiswa sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku.
Kedua, penelitian. Perguruan tinggi dapat membantu mengkaji persoalan daerah, menyusun rekomendasi berbasis data, dan mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun pemerintah daerah.
Ketiga, pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dapat diwujudkan melalui pendampingan, pemberdayaan, serta penerapan pengetahuan dan hasil penelitian untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketiga bidang tersebut dapat dikembangkan secara terpadu agar pendidikan, penelitian, dan pengabdian saling menguatkan serta menghasilkan manfaat yang lebih berkelanjutan.
Dari Rancangan MoU Menuju Manfaat Nyata
Pembahasan rancangan MoU menjadi tahap awal untuk merumuskan ruang lingkup kerja sama, menentukan program prioritas, memperjelas pembagian peran, dan menyepakati mekanisme tindak lanjut sesuai kebutuhan serta kewenangan masing-masing pihak.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, penjajakan ini membuka peluang untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi berbasis siber dalam mendukung pendidikan dan pembangunan masyarakat lintas wilayah.
Ke depan, kerja sama yang dirancang secara matang diharapkan tidak hanya memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi, tetapi juga memperkuat penelitian dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan daerah.
Kolaborasi yang bermakna bukan sekadar menghasilkan dokumen kesepakatan, melainkan memastikan ilmu pengetahuan hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui penjajakan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Banggai diharapkan dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata.


