UIN Siber Cirebon – Mahasiswa penerima Beasiswa Studi Lanjut Magister UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Osamah Naufal Rahman, berhasil berkontribusi dalam publikasi artikel ilmiah di Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab, jurnal terindeks Scopus. Bersama akademisi dari Indonesia, Maroko, dan Mesir, Osamah mengangkat persoalan generasi sandwich—kelompok yang menanggung beban ekonomi untuk anak sekaligus orang tua—melalui penelitian tentang rekonstruksi konsep nafkah, keadilan gender, dan tanggung jawab keluarga dalam perspektif hukum Islam. Capaian ini menjadi langkah penting dalam perjalanan akademiknya sekaligus menunjukkan kontribusi mahasiswa pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam diskusi ilmiah mengenai persoalan keluarga kontemporer.(26/10/26).
Artikel berjudul “Reconstructing Nafaqah (Living) in the Sandwich Generation: A Madhhab-Based Analysis of Gender Justice and Economic Burden” tersebut membahas bagaimana konsep nafkah dapat dikaji kembali untuk merespons dinamika keluarga masa kini.
Dalam publikasi ini, Osamah menjadi penulis kedua, berkolaborasi dengan Dr. Ahmad Alamuddin Yasin, M.H., sebagai penulis utama, serta akademisi dari Université Hassan II, Maroko, dan Al-Azhar University, Mesir. Keterlibatan ini menjadi pengalaman penting bagi Osamah dalam mengembangkan kapasitas riset dan memperluas kolaborasi akademik lintas negara.
Menghubungkan Fikih dengan Persoalan Keluarga Modern
Generasi sandwich merupakan kelompok yang menanggung tanggung jawab ekonomi untuk memenuhi kebutuhan anak sekaligus membantu orang tua atau anggota keluarga lanjut usia. Kondisi ini dapat menghadirkan tekanan finansial, terutama ketika pendapatan terbatas sementara kebutuhan keluarga terus meningkat.
Penelitian Osamah dan tim mengkaji dua pola pemenuhan nafkah, yaitu melalui satu pencari nafkah dan melalui pencari nafkah bersama. Pembahasan tersebut membuka ruang untuk memahami bagaimana tanggung jawab ekonomi keluarga dapat dibicarakan dengan mempertimbangkan kemampuan, kebutuhan, dan kondisi sosial masing-masing anggota keluarga.
Salah satu gagasan yang dibahas ialah adaptive nafaqah atau nafkah adaptif, yakni pendekatan untuk memahami persoalan nafkah dengan mempertimbangkan perubahan kondisi keluarga kontemporer. Gagasan ini mempertemukan khazanah fikih dengan realitas sosial, sekaligus membuka diskusi mengenai kemaslahatan, keadilan gender, dan tanggung jawab antargenerasi.
Dengan pendekatan tersebut, kajian hukum keluarga Islam diharapkan semakin relevan dalam membaca persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Pendampingan Dosen Menguatkan Riset Mahasiswa
Di balik publikasi ini, pendampingan akademik menjadi bagian penting dari proses penelitian. Dr. Ahmad Alamuddin Yasin, M.H., dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus alumnus kampus tersebut, membimbing pengembangan gagasan, analisis, dan penyusunan artikel ilmiah.
Proses ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar membangun argumentasi, mengolah data, dan menyusun tulisan sesuai standar publikasi ilmiah. Dengan demikian, kolaborasi dosen dan mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga memperkuat kapasitas peneliti muda.
Beasiswa dan Budaya Riset yang Berkelanjutan
Sebagai penerima Beasiswa Studi Lanjut Magister pada masa kepemimpinan Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Osamah menunjukkan bagaimana kesempatan pendidikan dan pendampingan akademik dapat mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, capaian ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat budaya riset, kolaborasi ilmiah, dan publikasi bereputasi. Keberhasilan akademik bukan hanya tentang menerbitkan artikel, melainkan juga menghasilkan gagasan yang dapat memperkaya ilmu pengetahuan dan membantu memahami persoalan masyarakat.
Artikel lengkap dapat dibaca melalui Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab:
https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/mjpm/article/view/65967
Capaian Osamah diharapkan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berani meneliti persoalan di sekitar, membangun kolaborasi, dan membawa gagasan lokal ke ruang diskusi akademik internasional.






