UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 64 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan program “KKN 64 Goes to Library: Menjemput Ilmu, Menumbuhkan Mimpi” melalui kegiatan perpustakaan keliling di SD Negeri 1 Slendra, Kabupaten Cirebon, pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendekatkan akses bacaan sekaligus menumbuhkan minat baca dan budaya literasi sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 1 Slendra tersebut diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6. Mahasiswa KKN 64 menyediakan sekitar 100 buku bacaan yang dapat dibaca dan dipinjam secara gratis oleh para siswa. Beragam koleksi seperti dongeng, komik edukasi, dan buku cerita bergambar dihadirkan untuk memberikan pilihan bacaan yang sesuai dengan usia dan ketertarikan anak.
Hadirkan Buku Lebih Dekat kepada Siswa
Melalui konsep perpustakaan keliling, mahasiswa KKN 64 berupaya menghadirkan pengalaman membaca yang berbeda bagi siswa. Anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih sendiri buku yang ingin mereka baca sesuai dengan minat masing-masing.
Setelah memilih buku, siswa kemudian membaca secara mandiri maupun bersama teman-temannya. Mahasiswa KKN turut mendampingi dan berinteraksi dengan siswa selama kegiatan berlangsung, termasuk mengajak mereka berbagi cerita mengenai buku yang telah dibaca.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan keceriaan. Kehadiran berbagai buku dengan tampilan menarik membuat siswa lebih tertarik untuk membuka, membaca, dan mengeksplorasi isi buku.
Program ini tidak hanya berorientasi pada aktivitas membaca, tetapi juga berupaya membangun pengalaman positif bahwa buku merupakan sesuatu yang dekat, menyenangkan, dan dapat menjadi sumber pengetahuan.
Membaca, Berbagi Cerita, dan Menumbuhkan Mimpi
Kegiatan “KKN 64 Goes to Library” menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus keberanian dalam berkomunikasi. Melalui aktivitas berbagi cerita tentang bacaan, siswa didorong untuk memahami isi buku dan menyampaikan kembali gagasan yang mereka dapatkan.
Mahasiswa KKN 64 berharap kegiatan sederhana tersebut dapat membantu membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Semakin dekat akses anak terhadap buku, semakin besar pula kesempatan mereka untuk mengenal berbagai pengetahuan, cerita, dan perspektif baru.
Kepala SDN 1 Slendra, Bapak Suhardi, S.Pd., turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan literasi yang dihadirkan mahasiswa KKN 64.
Kegiatan ini juga berada dalam pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Amin Iskandar, Lc., M.Ag.
Satu Buku, Satu Jendela Menuju Dunia
Bagi mahasiswa KKN 64, membangun budaya literasi tidak selalu harus dimulai melalui program yang besar. Membawa buku lebih dekat kepada anak-anak dan menciptakan suasana membaca yang menyenangkan dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kebiasaan positif.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa ingin menanamkan pesan bahwa “satu buku bisa mengubah cara pandang seseorang terhadap dunia.” Setiap halaman yang dibaca dapat menghadirkan pengetahuan baru, membuka imajinasi, dan membantu anak melihat berbagai kemungkinan untuk masa depannya.
Program “KKN 64 Goes to Library” diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan KKN selesai. Semangat membaca yang telah dibangun diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah sehingga perpustakaan dan buku menjadi bagian dari keseharian siswa.
Dengan menghadirkan sekitar 100 buku bacaan, mendampingi siswa membaca, serta memberikan ruang untuk berbagi cerita, KKN Kelompok 64 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menghadirkan kontribusi sederhana bagi penguatan literasi pendidikan. Sebab, dari satu buku, seorang anak dapat menemukan pengetahuan; dari pengetahuan, ia dapat menumbuhkan keberanian untuk bermimpi.
Kaitan dengan SDGs
Kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam memperluas akses terhadap sumber belajar dan mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan literasi anak.
Program ini juga berkontribusi pada pengembangan kemampuan membaca, komunikasi, kreativitas, dan wawasan siswa melalui aktivitas belajar yang inklusif dan menyenangkan.


