UIN Siber Cirebon – Semangat belajar anak-anak di Desa Gagasari mendapat dukungan melalui program bimbingan belajar (bimbel) yang digagas mahasiswa KKN Kelompok 83 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan di TPQ Al-Usmany pada 20 Juli 2026 dan digelar selepas salat Magrib.
Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 83 dalam mendampingi anak-anak di lingkungan Desa Gagasari. Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa terlebih dahulu mengundang para orang tua untuk menyampaikan rencana kegiatan sekaligus meminta izin agar proses pendampingan dapat berjalan dengan baik.
Kehadiran orang tua serta dukungan dari pihak yayasan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Ketua Yayasan TPQ Al-Usmany beserta jajarannya turut memberikan dukungan terhadap kegiatan bimbingan belajar yang diinisiasi mahasiswa KKN.
Mendapat Sambutan Hangat dari Anak-Anak dan Orang Tua
Pelaksanaan bimbingan belajar mendapat sambutan positif dari masyarakat. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias dan terlihat senang selama proses pembelajaran berlangsung.
Mahasiswa KKN Kelompok 83 berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga kegiatan tidak terasa sebagai beban bagi anak-anak. Pendampingan dilakukan sebagai ruang tambahan bagi mereka untuk belajar dan memperoleh bantuan ketika menghadapi materi yang belum dipahami.
Sebelum kegiatan berjalan, mahasiswa juga membangun komunikasi dengan orang tua. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekaligus memperoleh dukungan keluarga.
Dukungan Yayasan Perkuat Program Pendampingan
Program bimbingan belajar ini juga mendapat dukungan dari Ketua Yayasan, Drs. Kyai H. Akhmad Syaikhu, beserta jajaran yayasan. Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa KKN untuk menjalankan program secara konsisten.
Menurut pihak yayasan, pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga.
“Mengajar bukanlah kewajiban dari guru tetapi kewajiban dari orang tua, karena pendidikan berawal dari orang tua bukan dari yang lain.”
Pesan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Kehadiran mahasiswa KKN melalui program bimbingan belajar diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan tambahan bagi anak-anak dan keluarga dalam membangun kebiasaan belajar.
Kolaborasi Mahasiswa, Yayasan, dan Orang Tua
Program bimbingan belajar di TPQ Al-Usmany menunjukkan bahwa penguatan pendidikan anak membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Mahasiswa KKN hadir sebagai pendamping, sementara orang tua dan pihak yayasan memberikan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan.
Ketua Kelompok KKN 83, Muhammad Akwalul Muhtadin, bersama tim berupaya menjadikan kegiatan bimbingan belajar sebagai ruang yang menyenangkan bagi anak-anak Desa Gagasari.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. A. Syathori, M.Ag., turut mendampingi pelaksanaan kegiatan KKN Kelompok 83. Sementara itu, Kuwu Desa Gagasari, Tamam Haryanto, menjadi bagian dari unsur pemerintah desa dalam mendukung kegiatan pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 83 berharap semangat belajar anak-anak Desa Gagasari dapat terus tumbuh. Dukungan dari orang tua, yayasan, pemerintah desa, dan mahasiswa diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendorong anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan potensi mereka.
Program bimbingan belajar tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendampingan pendidikan yang dekat dengan kebutuhan anak-anak di lingkungan Desa Gagasari.


