UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menghadirkan inovasi dalam penguatan literasi masyarakat melalui program Kelana Aksara. Salah satu kegiatan unggulannya, Kelana Bercerita, sukses diselenggarakan pada Sabtu (1/8/2026) di Jalan Cinta, Desa Mulyasari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Program ini menjadi ruang belajar kreatif yang menggabungkan dongeng interaktif, pendidikan karakter, serta pengenalan seni budaya lokal bagi anak-anak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen KKN Kelompok 06 dalam mendukung peningkatan budaya literasi sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Ratusan anak bersama masyarakat Desa Mulyasari tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif, komunikatif, dan penuh interaksi.
Dongeng Interaktif Bangun Imajinasi dan Karakter Anak
Kelana Bercerita menghadirkan dua narasumber dari Komunitas Mendongeng Cirebon, yakni Ibu Ayu dan Rara, yang membawakan dongeng dengan metode ekspresif dan partisipatif. Melalui cerita yang disampaikan, anak-anak tidak hanya diajak menikmati alur kisah, tetapi juga memahami berbagai pesan moral seperti kejujuran, keberanian, kepedulian, dan semangat belajar.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak aktif menjawab pertanyaan, berdialog dengan pendongeng, hingga terlibat dalam berbagai permainan edukatif yang disisipkan selama sesi berlangsung. Pendekatan tersebut membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan sekaligus memperkuat kemampuan literasi, komunikasi, dan imajinasi peserta.
Kenalkan Budaya Lokal sebagai Bagian dari Literasi
Tidak hanya menghadirkan dongeng, kegiatan ini juga menghadirkan H. Maman Bunyaman, M.Pd., seniman asal Desa Mulyasari, yang mengenalkan berbagai nilai seni dan budaya lokal kepada peserta. Melalui sesi tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas daerah yang perlu terus dilestarikan.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN, komunitas pendongeng, dan seniman lokal menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga memperkuat karakter serta kecintaan terhadap budaya daerah.
KKN Hadirkan Ruang Belajar yang Menyenangkan
Ketua KKN Kelompok 06, Salwa Ulaiyya, menjelaskan bahwa Kelana Bercerita merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif dan inklusif bagi anak-anak.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi anak-anak, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan terhadap membaca, memperluas imajinasi, serta menanamkan nilai-nilai karakter melalui cerita dan budaya lokal. Literasi dapat dibangun dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Tato Nuryanto, M.Pd., mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan program literasi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi contoh nyata implementasi pengabdian yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dukungan juga datang dari Kuwu Desa Mulyasari, Abdul, S.Sos., yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam menyediakan ruang belajar alternatif bagi anak-anak desa melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.
Melalui Kelana Bercerita, KKN Kelompok 06 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap semangat literasi terus tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, komunitas, seniman, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi yang gemar membaca, kreatif, berkarakter, serta mencintai budaya lokal.
SDGs yang Relevan
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan literasi, kreativitas, dan pendidikan karakter anak.
- SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui pelestarian seni dan budaya lokal sebagai identitas masyarakat.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi mahasiswa KKN, komunitas mendongeng, seniman lokal, pemerintah desa, dan masyarakat.


