UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 123 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar seminar bertajuk “Ekonomi Kreatif Desa: Transformasi Digital Menuju Industri Ramah Lingkungan” di Balai Desa Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 2 Agustus 2026. Mengusung tema “Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Pembuatan Kompos, dan Digital Marketing”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis lingkungan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Seminar dihadiri oleh Hj. Susi Setiawati, S.E., M.Si. selaku Camat Tengah Tani, Farhah Nur Hidayah, S.Tr.Kes. dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Amirrudin, S.Pd.I. selaku Kuwu Desa Dawuan, Ketua BUMDes Desa Dawuan, perangkat desa, ibu-ibu PKK, mahasiswa KKN Kelompok 123, serta narasumber dari Politeknik LP3I. Kegiatan turut didampingi oleh Turasih, S.K.Pm., M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dikoordinasikan oleh Achmad Syauqi selaku Ketua Kelompok KKN 123.
Edukasi Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah
Seminar diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pemilahan sampah rumah tangga sebagai langkah awal menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Peserta diberikan pemahaman mengenai klasifikasi sampah serta manfaat pengelolaan sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Sebagai bentuk implementasi materi, peserta mengikuti praktik pembuatan kompos menggunakan bahan-bahan sederhana seperti nasi basi, sisa sayuran, pisang busuk, daun kering, tanah subur, EM4, dan molase sebagai aktivator. Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat mengenai cara mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian maupun pekarangan rumah.
Digital Marketing Perluas Peluang Pemasaran Produk Kompos
Selain pengelolaan sampah, peserta juga memperoleh materi mengenai digital marketing yang disampaikan oleh narasumber dari Politeknik LP3I. Materi ini membahas strategi pemasaran produk kompos melalui platform digital serta peluang kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar produk hasil pengolahan sampah dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Antusiasme peserta, khususnya ibu-ibu PKK Desa Dawuan, terlihat selama sesi praktik maupun diskusi. Mereka aktif bertanya mengenai teknik pembuatan kompos, proses pemasaran produk, hingga peluang pengembangan usaha berbasis lingkungan di tingkat desa.
Camat Tengah Tani, Hj. Susi Setiawati, S.E., M.Si., mengapresiasi program yang diinisiasi mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN ini sangat sesuai dengan kebutuhan Desa Dawuan. Pengelolaan sampah harus dimulai dari kesadaran masyarakat, sehingga sampah tidak hanya menjadi permasalahan, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.”
Melalui seminar ini, KKN Kelompok 123 berharap masyarakat Desa Dawuan mampu menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik, mengembangkan produk kompos sebagai peluang usaha, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk lokal. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, Dinas Lingkungan Hidup, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan desa yang bersih, produktif, dan berkelanjutan.
Mendukung Pencapaian SDGs
Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan ekonomi kreatif desa, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan pengurangan limbah organik, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.


