UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 36 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan inovasi dalam penguatan budaya literasi melalui peresmian pengaktifan kembali Perpustakaan SDN 2 Sitiwinangun yang sebelumnya tidak lagi beroperasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) di lingkungan SDN 2 Sitiwinangun, sekaligus disertai dengan pembuatan papan majalah dinding (mading) sebagai media informasi dan apresiasi karya siswa.
Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih aktif, nyaman, dan berkelanjutan. Kegiatan dihadiri oleh Kepala SDN 2 Sitiwinangun Wahyudi, S.Pd., jajaran tenaga pendidik, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Makmuri Ahdi, M.Ak., Ketua Kelompok KKN 36 Muhammad Ryhan Fajry, serta seluruh anggota KKN Kelompok 36.
Menghidupkan Kembali Ruang Literasi Sekolah
Pengaktifan kembali perpustakaan dilatarbelakangi kondisi ruang baca yang sebelumnya vakum dan belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, sekolah juga belum memiliki media khusus untuk menyampaikan informasi sekaligus menampilkan karya kreatif siswa.
Mahasiswa KKN bersama guru dan pihak sekolah bergotong royong melakukan pembersihan ruangan, penataan ulang koleksi buku, pengorganisasian fasilitas perpustakaan, hingga pembuatan papan mading sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol diaktifkannya kembali perpustakaan SDN 2 Sitiwinangun.
Perpustakaan diharapkan menjadi ruang belajar yang mampu meningkatkan minat baca siswa, sementara papan mading berfungsi sebagai media penyampaian informasi sekolah sekaligus ruang apresiasi bagi berbagai karya dan kreativitas peserta didik.
Kolaborasi Membangun Lingkungan Belajar yang Lebih Berkualitas
Kepala SDN 2 Sitiwinangun, Wahyudi, S.Pd., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang telah membantu menghadirkan kembali fasilitas literasi bagi sekolah.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 36 UIN SSC atas kontribusi, kerja keras, serta kekompakannya dalam membersihkan, menata ulang, hingga meresmikan pengaktifan kembali perpustakaan ini. Kehadiran kalian sangat membantu pihak sekolah dalam menghadirkan ruang belajar yang layak, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Semoga perpustakaan dan mading yang telah dibuat ini dapat bermanfaat luas, serta terus terawat dan bertambah kegunaannya ke depannya,” ujarnya.
Ketua Kelompok KKN 36, Muhammad Ryhan Fajry, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan sekolah dalam jangka panjang.
Menurutnya, perpustakaan dan mading bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi menjadi media untuk membangun budaya membaca, meningkatkan kreativitas siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih hidup.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan pihak sekolah, program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat literasi, memperkuat budaya berkarya, serta mendorong siswa untuk lebih aktif memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar yang menyenangkan.
Mendukung Pencapaian SDGs
Pengaktifan kembali Perpustakaan SDN 2 Sitiwinangun dan pembuatan papan mading yang dilakukan KKN Kelompok 36 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merupakan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan sarana pendukung literasi yang mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan budaya membaca di sekolah. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan tenaga pendidik juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam membangun sinergi yang berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.


