UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Opening Ceremony KKN Kelompok 62 “Nalarasa” yang digelar di Desa Gegesik Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (15/7/2026) sebagai penanda dimulainya masa pengabdian mahasiswa selama kurang lebih 40 hari.
Mengusung tema “Penguatan Literasi Desa 2026”, kegiatan ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam merancang berbagai program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan masyarakat. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dipilih sebagai metode utama agar masyarakat tidak hanya menjadi objek kegiatan, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program.
Opening Ceremony dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Hj. Hartati, M.A., Ketua KKN Kelompok 62 Fidel Syauqi Hibatullah, serta perangkat Desa Gegesik Lor, yaitu Bapak Akartono (Lebe/Pelayanan Masyarakat), Ibu Kusni (Kepala Dusun 03), Bapak Rohadi (Koordinator Pertanian), dan Bapak Bod (K3 Desa Gegesik Lor).
Pengabdian Dimulai dengan Membangun Kolaborasi
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari perangkat desa yang memperkenalkan sejarah serta potensi Desa Gegesik Lor. Penyampaian tersebut menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program kerja.
Selanjutnya, Dr. Hj. Hartati, M.A. memaparkan konsep pelaksanaan KKN berbasis Participatory Action Research (PAR) yang menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam setiap program pengabdian.
“Melalui metode Participatory Action Research (PAR), mahasiswa diharapkan mampu hadir sebagai mitra belajar bersama masyarakat. Program yang disusun hendaknya lahir dari kebutuhan dan potensi desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Dr. Hj. Hartati, M.A.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan mahasiswa KKN secara simbolis kepada Pemerintah Desa Gegesik Lor sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN, disertai penyerahan cinderamata sebagai simbol terjalinnya kemitraan antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Pemerintah Desa Gegesik Lor.
Penguatan Literasi Menjadi Fokus Program KKN
Ketua KKN Kelompok 62, Fidel Syauqi Hibatullah, menjelaskan bahwa tema Penguatan Literasi Desa 2026 dipilih sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program literasi yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat desa.
“Kami berharap seluruh program kerja yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Gegesik Lor. Kami hadir bukan hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga untuk belajar, berkolaborasi, dan tumbuh bersama masyarakat,” ungkap Fidel.
Melalui pendekatan PAR, mahasiswa akan melakukan identifikasi kebutuhan masyarakat sebelum melaksanakan berbagai program literasi sehingga setiap kegiatan diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan, bahkan setelah masa KKN berakhir.
Pemerintah Desa Sambut Positif Kehadiran Mahasiswa
Pemerintah Desa Gegesik Lor menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang akan mendampingi masyarakat selama masa pengabdian.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Semoga program-program yang akan dijalankan mampu memperkuat literasi masyarakat, mempererat kebersamaan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi Desa Gegesik Lor,” ujar perwakilan perangkat desa.
Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang berbasis pendidikan, pemberdayaan, dan kolaborasi.
Mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Pelaksanaan KKN Kelompok 62 “Nalarasa” tidak hanya menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus program penguatan literasi mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kemampuan literasi masyarakat sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara partisipatif juga sejalan dengan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) karena mendorong terciptanya masyarakat desa yang inklusif, berdaya, dan mampu mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Selain itu, sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan program-program pengabdian yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Gegesik Lor.
Melalui semangat “Penguatan Literasi Desa 2026”, KKN Kelompok 62 “Nalarasa” UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat budaya literasi, serta meninggalkan dampak positif yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.


