UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 83 Gagasari melaksanakan program kerja Stop Bullying di SDN 1 Gagasari pada 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Edukasi Stop Bullying diberikan dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Mahasiswa menjelaskan pengertian bullying serta berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, seperti mengejek teman, memanggil dengan nama yang tidak disukai, mengucilkan, hingga melakukan tindakan yang membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Mengenali Bullying dan Dampaknya
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa tidak semua tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat dibenarkan. Candaan yang membuat teman merasa sakit hati, malu, takut, atau tertekan dapat menjadi bentuk perilaku yang perlu dihindari.
Melalui diskusi dan contoh sederhana, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk lebih peka terhadap perasaan teman. Siswa juga didorong untuk membangun kebiasaan saling menghargai, tidak mengejek, tidak mengucilkan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.
Berani Bersikap Saat Melihat Bullying
Selain mengenali bentuk bullying, siswa juga mendapatkan arahan mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau melihat perundungan. Siswa diingatkan untuk tidak ikut-ikutan melakukan bullying, berani mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak baik, serta melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila membutuhkan bantuan.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keberanian siswa untuk saling melindungi. Lingkungan sekolah yang nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh warga sekolah, termasuk para siswa.
Membangun Sekolah yang Aman dan Saling Menghargai
Melalui program Stop Bullying, KKN Kelompok 83 Gagasari berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan dalam keseharian siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Kesadaran untuk menghargai teman, membantu ketika ada yang membutuhkan, serta berani melaporkan tindakan perundungan diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial anak-anak.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. A. Syathori, M.Ag. turut mendampingi pelaksanaan kegiatan, bersama Siti Aisyah, S.Pd. selaku guru SDN 1 Gagasari.
“Jangan diam saja melihat teman disakiti, laporkan ke guru untuk kebaikan bersama.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap siswa memiliki peran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying, penuh kepedulian, dan nyaman bagi semua.
Edukasi Anti-Bullying untuk Membentuk Karakter Positif
Kegiatan Stop Bullying di SDN 1 Gagasari menekankan pentingnya mengenali perundungan, memahami dampaknya, serta berani mengambil sikap ketika melihat atau mengalaminya. Melalui edukasi yang sederhana dan dekat dengan kehidupan siswa, KKN Kelompok 83 Gagasari berupaya menanamkan nilai empati, keberanian, dan saling menghargai sejak dini.
Upaya ini juga selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.


