UIN Siber Cirebon — KKN Tematik Penguatan Literasi Kelompok 56 Desa Kroya melaksanakan kegiatan Bimbingan Belajar dan Penguatan Literasi bagi anak-anak Desa Kroya pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Posko KKN Kelompok 56 ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak-anak di lingkungan desa.
Kegiatan bimbingan belajar dirancang sebagai ruang belajar yang santai, interaktif, dan mudah dipahami. Anak-anak mendapatkan pendampingan dalam memahami materi pelajaran sekaligus mengikuti aktivitas literasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa KKN berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga anak-anak tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga semakin percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran.
Belajar Bersama dengan Suasana Menyenangkan
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 56 mendampingi anak-anak melalui kegiatan belajar bersama. Pendampingan dilakukan dengan memberikan penjelasan materi, membantu anak memahami pelajaran yang dianggap sulit, serta memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya dan berdiskusi.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan anak-anak dan memahami kebutuhan belajar mereka. Dengan suasana yang lebih informal dibandingkan pembelajaran di sekolah, anak-anak didorong untuk lebih aktif dalam bertanya, menyampaikan pendapat, dan mencoba menyelesaikan tugas secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga berupaya membangun motivasi anak agar memiliki kebiasaan belajar yang positif. Penguatan literasi menjadi bagian penting karena kemampuan membaca, memahami informasi, dan mengembangkan pengetahuan merupakan fondasi yang dibutuhkan anak dalam proses pendidikan.
H. Wamin, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan belajar tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak Desa Kroya.
“Kegiatan bimbingan belajar ini diharapkan dapat membantu anak-anak Desa Kroya lebih semangat belajar dan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujarnya.
Dorong Akses Pendidikan yang Lebih Merata
Pelaksanaan Bimbingan Belajar dan Penguatan Literasi Kelompok 56 juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan di tingkat masyarakat. Kehadiran ruang pendampingan belajar diharapkan dapat membantu anak-anak memperoleh dukungan tambahan dalam memahami materi pelajaran dan mengembangkan kemampuan literasinya.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung akses terhadap pembelajaran yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, kegiatan ini turut berkaitan dengan SDGs 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui upaya memberikan akses pendampingan pendidikan kepada anak-anak di lingkungan desa.
Kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat Desa Kroya juga mencerminkan semangat SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan dukungan bersama terhadap pengembangan pendidikan yang berkelanjutan di tingkat lokal.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 56, Dr. Saluky, S.Si., M.Kom., turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman pengabdian yang dapat memperkuat kepedulian terhadap persoalan pendidikan.
Bagi KKN Tematik Kelompok 56, kegiatan bimbingan belajar bukan sekadar aktivitas pendampingan akademik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah sederhana untuk membangun budaya belajar, meningkatkan minat literasi, dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang melalui pendidikan.
Dengan keberlanjutan kegiatan pendampingan dan dukungan masyarakat, mahasiswa KKN Kelompok 56 berharap semangat belajar anak-anak Desa Kroya dapat terus tumbuh. Ruang belajar yang dibangun bersama diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan generasi yang lebih percaya diri, berpengetahuan, dan siap menghadapi masa depan.
Kaitan dengan SDGs
- SDGs 4 – Pendidikan Berkualitas: mendukung peningkatan akses dan kualitas pembelajaran bagi anak-anak melalui pendampingan belajar dan penguatan literasi.
- SDGs 10 – Berkurangnya Kesenjangan: membantu memberikan akses pendampingan pendidikan bagi anak-anak di lingkungan masyarakat desa.
- SDGs 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam mendukung pendidikan berkelanjutan.


