UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Antiti Armilah, menghadirkan inovasi pembelajaran melalui permainan edukatif dalam ujian praktik mengajar mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII MTs Al Hidayah Guppi Kota Cirebon, Rabu (21/10/2026). Mengombinasikan permainan konvensional dan media digital, kegiatan ini menciptakan suasana evaluasi pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan mendorong partisipasi peserta didik.
Ujian praktik mengajar yang berlangsung pukul 13.15–14.25 WIB tersebut dilaksanakan di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nelly Husni Laely, M.Pd., dan Guru Pamong, Windayani, S.Ag., Gr. Kegiatan ini juga mendapat pengawasan dari pihak madrasah yang diwakili oleh Sri Hariyati, S.Pd.I., selaku bagian kurikulum.

Awali Pembelajaran dengan Ice Breaking dan Penguatan Materi
Kegiatan diawali dengan pembukaan, salam, menanyakan kabar peserta didik, doa bersama, pengecekan kehadiran, serta ice breaking untuk membangun suasana belajar yang kondusif. Sebelum memasuki sesi evaluasi, Antiti menyampaikan materi Bab 2 tentang ikhtiar, tawakal, qana’ah, sabar, dan syukur melalui media presentasi PowerPoint.
Penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi ulasan dan tanya jawab untuk memastikan peserta didik memahami konsep yang akan dievaluasi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa agar dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal.
Permainan “Seblak Prasmanan” Uji Pemahaman Individu
Pada sesi evaluasi individu, Antiti menghadirkan permainan edukatif bertajuk “Seblak Prasmanan”. Permainan ini menggunakan 40 kartu bergambar aneka topping seblak yang telah disiapkan sesuai jumlah peserta didik di kelas. Di balik setiap kartu terdapat pertanyaan terkait materi Akidah Akhlak dengan tingkat kesulitan yang ditandai melalui tiga level kepedasan, yaitu Biasa, Sedang, dan Pedas.

Level Biasa digunakan untuk mengukur pemahaman dasar, Level Sedang menguji pemahaman lebih lanjut, sedangkan Level Pedas dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Peserta didik maju secara bergantian untuk memilih kartu dan menuliskan jawaban atas pertanyaan yang diperoleh. Selama proses berlangsung, Antiti mendampingi peserta didik, memantau pengerjaan, serta memastikan setiap siswa memahami instruksi. Setelah selesai, kartu yang telah dijawab ditempelkan pada kertas asturo sebagai hasil evaluasi pembelajaran.
Kuis Digital Wordwall Bangun Kompetisi dan Kolaborasi
Suasana pembelajaran semakin semarak melalui kuis digital menggunakan platform Wordwall dengan fitur Flash Cards. Peserta didik dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok putra dan kelompok putri, untuk mengikuti kompetisi menjawab 20 pernyataan seputar ikhtiar, tawakal, qana’ah, sabar, dan syukur.

Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan apakah pernyataan yang ditampilkan melalui layar infocus termasuk kategori benar atau salah. Selain memandu jalannya kuis, Antiti juga mengamati keaktifan, keterlibatan, dan kerja sama peserta didik dalam menyampaikan pendapat serta menentukan jawaban.
Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan kepada kelompok dengan perolehan poin tertinggi. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan suasana kompetitif yang sehat, tetapi juga mendorong peserta didik untuk saling bekerja sama dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Peserta Didik

Pembelajaran ditutup melalui sesi refleksi, penyampaian kesimpulan materi, arahan untuk pertemuan berikutnya, serta doa bersama. Melalui kombinasi media konvensional dan digital, ujian praktik mengajar ini menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi tujuan utama dalam mengukur pemahaman peserta didik.
Inovasi tersebut menjadi upaya untuk mengatasi kejenuhan, khususnya pada jam pelajaran terakhir, sekaligus membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Penggunaan permainan edukatif juga membuka ruang bagi peserta didik untuk belajar melalui pengalaman, interaksi, dan kolaborasi.
Pelaksanaan ujian PLP ini menjadi pengalaman berharga bagi Antiti Armilah dalam mengembangkan keterampilan pedagogis, mengelola kelas, serta merancang metode evaluasi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Inovasi yang diterapkan diharapkan dapat menginspirasi pendidik untuk terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kompetensi pendidik, serta penciptaan lingkungan pendidikan yang inklusif dan partisipatif. Melalui praktik PLP, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dan madrasah.


