UIN Siber Cirebon – Upaya membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini terus dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 119 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan Edukasi Pemilahan Sampah yang diselenggarakan pada Sabtu (25/7/2026) di Kelas IV SDN 2 Mertasinga dan Musala SMPN 1 Gunung Jati. Program ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat yang berfokus pada pelestarian lingkungan dengan meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara benar.
Kegiatan diikuti oleh siswa kelas III, IV, V, dan VI SDN 2 Mertasinga serta siswa kelas VII SMPN 1 Gunung Jati. Melalui pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta, mahasiswa KKN mengajak siswa memahami pentingnya memilah sampah sebagai langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.
Kenalkan Pemilahan Sampah Sejak Dini
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis sampah, cara membedakan sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya serta beracun (B3), hingga pentingnya membiasakan membuang sampah pada tempatnya sejak usia sekolah.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media presentasi, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab sehingga siswa dapat memahami materi secara lebih menyenangkan. Berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari juga diberikan agar peserta mampu menerapkan kebiasaan memilah sampah, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Ketua KKN Kelompok 119, Rifqy Alfaaiz Azis, berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap perilaku peserta didik dalam menjaga lingkungan.
“Semoga ada hal baik yang tertanam dalam ingatan para siswa mengenai cara memilah sampah yang benar, memahami pemanfaatan limbah yang bernilai, serta mampu melihat bahwa sampah di sekitar juga dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis,” ujarnya.
Membangun Generasi Peduli Lingkungan
Selain memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, mahasiswa KKN juga mengajak siswa memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang lebih efektif.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti diskusi, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan membuang sampah di lingkungan rumah dan sekolah. Suasana pembelajaran yang interaktif membuat materi lebih mudah dipahami dan diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap sekolah dapat menjadi tempat tumbuhnya budaya peduli lingkungan yang kemudian diterapkan oleh siswa di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pengabdian Mahasiswa untuk Lingkungan Berkelanjutan
Edukasi Pemilahan Sampah menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku peserta didik agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sejak usia dini.
Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah, KKN Kelompok 119 berharap lahir generasi yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, mampu mengelola sampah secara bijak, serta menjadikan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Mendukung Pencapaian SDGs
Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pendidikan lingkungan bagi peserta didik, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan membangun budaya pengelolaan sampah sejak dini, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui edukasi pemilahan dan pemanfaatan sampah, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kepedulian terhadap lingkungan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan.


