UIN Siber Cirebon (Weru Lor) – Komitmen mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memberdayakan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 108 yang bertugas di Desa Weru Lor menginisiasi program pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
Program yang dilaksanakan pada 13 Juli 2026 ini menjadi salah satu program unggulan KKN Kelompok 108. Tidak hanya membantu proses administrasi sertifikasi halal, mahasiswa juga membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan mengenai pemasaran digital dan pengemasan produk agar mampu bersaing di era ekonomi digital.
Sertifikasi Halal, Kunci Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Program pendampingan ini berangkat dari kenyataan bahwa masih banyak pelaku UMKM di Desa Weru Lor yang belum memiliki sertifikat halal. Sebagian besar pelaku usaha menganggap proses pengurusannya rumit, padahal sertifikasi halal kini menjadi salah satu syarat penting untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai manfaat sertifikasi halal, mulai dari aspek kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan kualitas produk, hingga peluang memperluas pemasaran ke tingkat nasional bahkan internasional.
Ketua Kelompok KKN 108 menjelaskan bahwa mahasiswa ingin menghadirkan solusi yang mudah dipahami oleh masyarakat.
“Kami ingin para pelaku UMKM di Desa Weru Lor memahami bahwa sertifikasi halal bukanlah proses yang sulit apabila didampingi dengan benar. Harapannya, produk-produk lokal memiliki nilai tambah, semakin dipercaya konsumen, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha,” ujarnya.
Pendampingan Langsung Hingga Proses Pendaftaran SIHALAL
Pendampingan dilakukan secara bertahap. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai regulasi sertifikasi halal, dilanjutkan dengan pendampingan teknis dalam melengkapi berbagai persyaratan administrasi melalui platform SIHALAL.
Mahasiswa turut membantu pelaku UMKM dalam:
- Menyiapkan dokumen persyaratan sertifikasi halal.
- Mendata bahan baku dan proses produksi.
- Menginput data pada sistem SIHALAL.
- Memberikan edukasi mengenai standar kebersihan dan keamanan pangan.
- Menjelaskan pentingnya pencatatan proses produksi sesuai ketentuan sertifikasi halal.
Pendekatan ini dilakukan secara langsung agar setiap pelaku usaha dapat memahami seluruh tahapan proses sertifikasi dengan lebih mudah.
Tidak Hanya Halal, UMKM Juga Dibekali Digital Marketing
Menariknya, program KKN ini tidak berhenti pada pendampingan sertifikasi halal. Mahasiswa juga memberikan pelatihan mengenai pengemasan produk (packaging) dan pemasaran digital agar produk UMKM memiliki tampilan yang lebih menarik dan mudah dipasarkan melalui media sosial maupun platform digital.
Pelatihan tersebut mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha yang selama ini masih mengandalkan pemasaran secara konvensional.
Mahasiswa berharap kemampuan digital marketing dapat membantu UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai jual produk.
Antusiasme Pelaku UMKM Sangat Tinggi
Program ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. Berbagai pelaku UMKM, mulai dari produsen makanan ringan, olahan rumahan, hingga minuman kemasan, mengikuti pendampingan dengan antusias.
Diskusi berlangsung interaktif karena para peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga dapat berkonsultasi langsung mengenai kendala yang mereka hadapi dalam proses pengembangan usaha.
Semangat belajar yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa pelaku UMKM memiliki keinginan kuat untuk terus berkembang apabila memperoleh pendampingan yang tepat.
Pemerintah Desa Apresiasi Program Mahasiswa KKN
Kepala Desa Weru Lor memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, program pendampingan sertifikasi halal sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini karena mampu membantu meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM desa.
Pemerintah desa berharap program serupa dapat terus dilanjutkan meskipun masa Kuliah Kerja Nyata telah berakhir sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Pengabdian Mahasiswa untuk Ekonomi Desa
Program pendampingan sertifikasi halal menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM, diharapkan semakin banyak produk lokal Desa Weru Lor yang memperoleh sertifikat halal, memiliki kemasan yang lebih menarik, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.
Inisiatif ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pengabdian, inovasi, dan transformasi digital.
Masyarakat dapat mengikuti berbagai aktivitas dan perkembangan program KKN Kelompok 108 Desa Weru Lor melalui akun TikTok dan Instagram resmi kelompok sebagai media informasi dan edukasi kepada publik.





