UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Eka Nurfadilah, turut mendampingi kegiatan pembelajaran luar kelas (outing class) RA Al-Washliyah melalui pengenalan olahraga air di Kolam Renang Zam Zam Pool, Kuningan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung pengembangan motorik, keberanian, dan kepercayaan diri anak sejak usia dini.
Kegiatan yang diikuti seluruh peserta didik Kelompok A dan B ini didampingi oleh kepala sekolah, dewan guru, mahasiswa PLP, serta orang tua atau wali murid. Melalui aktivitas di luar kelas, anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan baru, bergerak aktif, dan belajar melalui pengalaman langsung.
Mengenalkan Olahraga Air melalui Aktivitas yang Menyenangkan
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan persiapan keberangkatan menuju Kolam Renang Zam Zam Pool. Lokasi ini dipilih karena menyediakan fasilitas kolam anak yang dangkal, bersih, dan mendukung pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan keselamatan peserta didik.
Setibanya di lokasi, anak-anak mengikuti pemanasan ringan yang dipandu guru olahraga untuk mempersiapkan tubuh sebelum beraktivitas di air. Selanjutnya, peserta didik memasuki kolam secara bergiliran berdasarkan kelompok dengan pendampingan dan pengawasan yang ketat.
Anak-anak terlihat antusias menikmati pengalaman bermain air secara terarah. Aktivitas seperti menendang air dan berjalan di dalam kolam menjadi sarana untuk mengenalkan olahraga air sekaligus memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi mereka.
Melatih Keberanian, Kemandirian, dan Motorik Anak
Outing class ini tidak sekadar menjadi kegiatan rekreasi, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Aktivitas di dalam air membantu menstimulasi motorik kasar, melatih keseimbangan tubuh, serta memberikan kesempatan kepada anak untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri saat beradaptasi dengan lingkungan baru.
Melalui pendampingan guru dan orang tua, anak-anak juga belajar mengikuti arahan, menunggu giliran, menjaga kedisiplinan, serta menghargai teman. Pengalaman ini menjadi bagian dari pembentukan karakter positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung Gerakan Hidup Sehat sejak usia dini melalui pengenalan aktivitas fisik yang menyenangkan dan edukatif. Dengan demikian, anak-anak dapat mulai membangun kebiasaan aktif sekaligus memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh.
Pererat Kebersamaan Sekolah dan Orang Tua
Keterlibatan kepala sekolah, guru, mahasiswa PLP, dan orang tua menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan outing class. Sinergi seluruh pihak menghadirkan lingkungan belajar yang suportif sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh keceriaan.
Setelah sesi berenang selesai, peserta didik diarahkan untuk membilas tubuh, berganti pakaian, dan beristirahat sambil menikmati bekal makanan ringan sehat yang telah disiapkan sekolah. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian apresiasi berupa bintang keberanian kepada seluruh anak yang telah mengikuti aktivitas.
Pada pukul 10.30 WIB, rombongan kembali ke sekolah dengan tertib. Pengalaman ini meninggalkan kesan menyenangkan sekaligus memberikan pembelajaran berharga bagi peserta didik.
Pembelajaran Bermakna untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas

Melalui kegiatan outing class, RA Al-Washliyah menunjukkan bahwa pembelajaran anak usia dini dapat dikembangkan melalui berbagai pengalaman langsung di luar lingkungan kelas. Pengenalan olahraga air menjadi salah satu cara untuk mengintegrasikan aktivitas fisik, pembentukan karakter, dan interaksi sosial dalam suasana yang menyenangkan.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pembelajaran yang mendukung perkembangan anak secara holistik, serta berkontribusi terhadap SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengenalan aktivitas fisik dan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Pengalaman ini juga menjadi pembelajaran bagi mahasiswa PLP FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memahami pentingnya merancang kegiatan pendidikan yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik.


