UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan pembelajaran seni rupa yang kreatif dan menyenangkan bagi siswa kelas V SD Negeri Sukapura 3 pada Kamis, 8 Oktober 2026. Melalui praktik berkarya seni rupa bertema tumbuhan dengan menerapkan prinsip proporsi, siswa diajak mengembangkan imajinasi, keterampilan, dan kemampuan mengekspresikan ide melalui pemanfaatan bahan bekas.
Kegiatan pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami prinsip proporsi dalam karya seni rupa melalui praktik langsung. Tidak hanya menggambar objek tumbuhan, siswa juga membuat karya tiga dimensi dengan teknik tempel menggunakan kardus bekas sebagai bidang dasar serta berbagai bahan pendukung lainnya.
Mengenal Prinsip Proporsi melalui Objek Tumbuhan

Dalam kegiatan ini, siswa mempelajari penerapan prinsip proporsi melalui penggambaran objek tumbuhan. Prinsip proporsi membantu siswa memperhatikan perbandingan ukuran dan kesesuaian bagian-bagian objek sehingga karya yang dihasilkan terlihat lebih seimbang.
Materi disampaikan melalui kegiatan praktik agar siswa dapat memahami konsep seni rupa secara lebih konkret. Dengan menggambar dan menyusun elemen tumbuhan, siswa memperoleh pengalaman untuk mengamati bentuk, menentukan ukuran, serta menata bagian-bagian karya sesuai gagasan masing-masing.
Pendekatan pembelajaran ini mendorong siswa untuk tidak sekadar memahami teori, tetapi juga menerapkannya secara langsung. Proses tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk bereksplorasi sekaligus mengembangkan kepekaan terhadap bentuk dan komposisi visual.
Ubah Bahan Bekas Menjadi Karya Seni yang Menarik

Salah satu bagian menarik dari kegiatan ini adalah pemanfaatan kardus bekas sebagai bidang dasar karya. Kardus tersebut diperkuat menggunakan lakban, kemudian digunakan sebagai media untuk menempelkan berbagai bahan sesuai rancangan siswa.
Setiap siswa diberikan kebebasan untuk menentukan susunan, bentuk, dan penempatan bahan berdasarkan ide serta imajinasi masing-masing. Kebebasan ini memberikan ruang bagi munculnya beragam karya dengan karakter dan komposisi yang berbeda.
Melalui teknik tempel, siswa belajar bahwa bahan sederhana yang tersedia di sekitar mereka dapat dimanfaatkan menjadi karya seni yang menarik. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan pemanfaatan kembali bahan bekas sebagai bagian dari proses kreatif, sehingga siswa dapat melihat potensi bahan yang sebelumnya dianggap tidak terpakai.
Kembangkan Kreativitas, Ketelitian, dan Kemandirian

Praktik seni rupa tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses siswa dalam merancang dan menyelesaikan karya. Saat menggambar, menyusun, dan menempelkan bahan, siswa berlatih mengembangkan kreativitas, ketelitian, keterampilan motorik, serta kemampuan mengambil keputusan visual.
Dosen Pembimbing Lapangan, Idah Faridah Laily, M.Pd., menyampaikan, “Melalui pembelajaran seni rupa, siswa tidak hanya belajar mengenal prinsip proporsi, tetapi juga diberi ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan imajinasi. Pemanfaatan bahan bekas menjadi karya seni menunjukkan bahwa bahan sederhana pun dapat menghasilkan karya yang menarik dan bernilai melalui ide serta kreativitas.”
Pembelajaran ini dilaksanakan oleh mahasiswa PLP FITK UIN Siber Cirebon dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), yaitu Fatma Ayu Trinanda, Intan Alyah Tri Wulandari, Najwa Anisa, Siti Salma Salsabila, Susi Nurul Fatimah, dan Yulia Lisnawati. Kegiatan tersebut berlangsung di SD Negeri Sukapura 3 dengan dukungan lingkungan sekolah.
Melalui praktik berkarya seni rupa ini, mahasiswa PLP turut mendukung pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan keterampilan, kreativitas, dan pengalaman belajar yang mendorong potensi setiap siswa.
Pembelajaran seni rupa diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan, menghargai proses berkarya, dan memanfaatkan bahan di sekitar secara kreatif.


