UIN Siber Cirebon — Semangat mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas bangsa mewarnai peringatan Bulan Bahasa di SMA Negeri 1 Susukan pada Jumat, 30 Oktober 2026. Mengusung tema “Bahasa Indonesia Bermartabat, Indonesia Berdaulat”, kegiatan ini menghadirkan berbagai perlombaan yang mendorong kreativitas, pengembangan bakat, serta kecintaan peserta didik terhadap bahasa dan sastra Indonesia.
Berlangsung pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dan warga sekolah dengan dukungan mahasiswa Praktik Lapangan Pendidikan (PLP) FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Peringatan Bulan Bahasa menjadi ruang edukatif untuk menanamkan kebanggaan terhadap bahasa Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Ekspresikan Kreativitas melalui Lomba Bahasa dan Seni
Berbagai perlombaan menjadi bagian utama dalam memeriahkan Bulan Bahasa, di antaranya lomba membaca puisi dan bernyanyi. Kedua kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, serta potensi diri dalam suasana yang positif dan kompetitif.
Melalui lomba membaca puisi, siswa diajak mengembangkan keterampilan berbahasa, penghayatan terhadap karya sastra, intonasi, dan ekspresi. Sementara itu, lomba bernyanyi menjadi wadah untuk menyalurkan bakat seni, melatih keberanian tampil di depan umum, serta membangun rasa percaya diri.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Peserta didik dapat saling memberikan apresiasi, membangun sportivitas, dan memahami bahwa bahasa serta seni merupakan sarana untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan nilai-nilai kebangsaan.
Bahasa Indonesia sebagai Identitas dan Pemersatu Bangsa
Peringatan Bulan Bahasa menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa bahasa Indonesia memiliki kedudukan penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap identitas nasional sekaligus upaya menjaga keberlangsungan bahasa sebagai warisan budaya.
Tema “Bahasa Indonesia Bermartabat, Indonesia Berdaulat” mengajak peserta didik untuk tidak sekadar menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab dalam menjaga martabatnya. Melalui kegiatan berbasis bahasa dan seni, nilai persatuan, kebersamaan, serta cinta tanah air ditanamkan dengan cara yang dekat dengan kehidupan siswa.
Mahasiswa PLP Berkontribusi dalam Kegiatan Pendidikan di Sekolah
Mahasiswa PLP FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari pengalaman praktik pendidikan di lingkungan sekolah. Keterlibatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dinamika kegiatan kesiswaan, membangun komunikasi, serta berkontribusi dalam aktivitas yang mendukung pengembangan potensi peserta didik.
Adapun mahasiswa yang terlibat terdiri atas Anitahani (Tadris Bahasa Indonesia), Candra Tisna Nugraha (Pendidikan Agama Islam), Edya Febriyanti (Manajemen Pendidikan Islam), Imam Mahdii (Pendidikan Agama Islam), Muhammad Mido Hazidane (Pendidikan Agama Islam), Nazwa Salsabilla (Tadris Biologi), Nur Faiqoh (Tadris Biologi), Raihan Ramadhan (Tadris Bahasa Inggris), Riri Asiri (Tadris Biologi), serta Tiya Sifani (Tadris Biologi).
Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh Kepala SMAN 1 Susukan, Drs. Ukendi Andriyana, bersama jajaran sekolah, yakni Mia Rahmawati Maulina, S.Pd. (Wakil Kepala Kurikulum); Asih Pustikasari, S.Pd. (Wakil Kepala Kesiswaan); Suratma, S.S. (Wakil Kepala Sarana dan Prasarana); Mohammad Arifin, S.Pd.I. (Kepala Tata Usaha); dan Dodi Setiapurnama, S.Pd. (Wakil Kepala Humas).
Bangun Generasi yang Bangga Berbahasa Indonesia
Melalui peringatan Bulan Bahasa, SMAN 1 Susukan berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk semakin percaya diri dalam menggunakan bahasa Indonesia, menghargai karya sastra, serta mengembangkan potensi melalui berbagai bidang seni.
Semangat tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong pendidikan yang inklusif, pengembangan keterampilan, kreativitas, dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan demikian, Bulan Bahasa menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan bahasa Indonesia sebagai identitas, kebanggaan, dan kekuatan pemersatu generasi muda.


