UIN Siber Cirebon – Pembelajaran Biologi tidak hanya tentang menghafal konsep, tetapi juga belajar memahami persoalan dan menemukan solusi. Semangat itu diterapkan Erlina Damariyanti, mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, saat mengajar siswa kelas X.5 SMA Negeri Tengah Tani, Rabu (21/10/2026).
Dalam pembelajaran yang berlangsung pukul 10.45–12.15 WIB tersebut, Erlina menggunakan model Problem Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah. Model ini mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam belajar melalui kegiatan mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, berdiskusi, dan merumuskan solusi.
Penerapan PBL menjadi salah satu upaya menghadirkan pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam proses memahami materi Biologi.
Belajar Biologi melalui Permasalahan Nyata
Kegiatan pembelajaran diawali dengan pengantar materi untuk membangun pemahaman awal siswa. Selanjutnya, Erlina menyajikan permasalahan yang berkaitan dengan topik Biologi yang dipelajari.
Permasalahan tersebut menjadi pemantik bagi siswa untuk bertanya, menggali informasi, dan menghubungkan konsep ilmiah dengan situasi yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui proses tersebut, siswa mendapat kesempatan untuk membangun pemahaman secara bertahap. Mereka diarahkan untuk mengenali inti persoalan, memilah informasi yang relevan, serta menyusun jawaban berdasarkan hasil analisis.
Dalam kegiatan ini, Erlina berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan dan mendampingi siswa ketika menghadapi kesulitan. Sementara itu, siswa didorong untuk aktif menyampaikan pendapat, bertukar gagasan, dan bekerja sama dalam menyelesaikan masalah.
Melatih Berpikir Kritis dan Kerja Sama
Penerapan Problem Based Learning memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Mereka belajar mempertanyakan informasi, menyusun alasan yang logis, mempertimbangkan berbagai kemungkinan, dan menentukan solusi yang sesuai dengan permasalahan.
Diskusi juga membantu siswa belajar menghargai pendapat orang lain. Perbedaan pandangan menjadi kesempatan untuk memperluas pemahaman sekaligus melatih komunikasi dan kerja sama.
Dengan demikian, pembelajaran Biologi tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa PLP
Bagi Erlina, kegiatan mengajar di kelas X.5 menjadi bagian penting dari pengalaman praktik mengajar selama mengikuti program PLP di SMA Negeri Tengah Tani. Kegiatan ini memberikan kesempatan untuk menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi pembelajaran nyata.
Pengalaman tersebut juga membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi pedagogis, mulai dari memilih model pembelajaran, mengelola kelas, membimbing diskusi, hingga menyesuaikan strategi mengajar dengan kebutuhan peserta didik.
Melalui kegiatan PLP ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendorong calon pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna.
Harapannya, semakin banyak proses pembelajaran yang memberikan ruang bagi siswa untuk aktif bertanya, berani menyampaikan gagasan, dan mampu menyelesaikan persoalan secara mandiri. Sebab, pendidikan yang bermakna bukan hanya membantu siswa memahami pelajaran, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan berpikir untuk menghadapi tantangan masa depan.




