UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendampingi rangkaian pembelajaran dan pembiasaan pagi di SD & SMP Full Day Cirebon Islamic School (CIS), Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu kependidikan sekaligus belajar memahami dinamika pembelajaran secara langsung di lingkungan sekolah.
Pembiasaan pagi di CIS berlangsung secara terstruktur dan melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 9. Rangkaian kegiatan dimulai pukul 06.50 WIB melalui sesi Pre Class. Para siswa mengawali aktivitas dengan mengucapkan syahadat dan shalawat Nabi, doa sebelum belajar, tadarus Al-Qur’an, serta latihan speech bahasa Inggris dengan materi mendeskripsikan benda.
Selain latihan berbicara, siswa juga menghafalkan dan menyetorkan kosakata bahasa Inggris yang telah dipelajari. Rangkaian tersebut diselingi dengan penyampaian pengumuman dari OSIS dan dewan guru sehingga kegiatan pagi tidak hanya menjadi pembiasaan keagamaan, tetapi juga melatih komunikasi, kedisiplinan, dan kesiapan siswa sebelum mengikuti pembelajaran.
Membentuk Rutinitas Belajar yang Terarah
Setelah sesi Pre Class, kegiatan dilanjutkan dengan salat Dhuha berjamaah pada pukul 08.20–08.35 WIB. Siswa kemudian mengikuti setoran tahfidz pada pukul 08.38–09.15 WIB sebelum memasuki pembelajaran pertama.
Pada hari tersebut, siswa kelas 9 mengikuti pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) hingga pukul 10.15 WIB. Setelah istirahat, kegiatan belajar kembali berlanjut hingga siang. Siswa juga mengikuti makan siang bersama, salat Dzuhur berjamaah, dan pembelajaran lanjutan sampai pukul 14.00 WIB. Aktivitas sekolah kemudian ditutup dengan kegiatan qiraati dan tahfidz.
Pola kegiatan yang terstruktur tersebut memperlihatkan bagaimana proses pendidikan di CIS memadukan pembelajaran akademik dengan pembiasaan keagamaan dan pengembangan keterampilan siswa.
PLP Menjadi Ruang Belajar Langsung bagi Mahasiswa
Kehadiran mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan. Mahasiswa tidak hanya mengamati proses pendidikan, tetapi turut mendampingi siswa dalam berbagai aktivitas yang berlangsung selama kegiatan sekolah.
Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori kependidikan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di satuan pendidikan. Interaksi bersama siswa dan guru juga memberikan pengalaman mengenai pengelolaan kegiatan, komunikasi, kedisiplinan, serta pendampingan peserta didik.
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Hj. Indah Nursuprianah, M.Si., mahasiswa mendapatkan arahan agar pelaksanaan PLP tetap berjalan sesuai tujuan pembelajaran dan memberikan pengalaman profesional yang bermakna.
DPL Monitor Langsung Pelaksanaan PLP
Sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi, Dr. Hj. Indah Nursuprianah, M.Si., turut hadir langsung ke SD & SMP Full Day Cirebon Islamic School (CIS). Kunjungan tersebut menjadi sarana untuk memantau aktivitas mahasiswa sekaligus memberikan arahan terhadap pelaksanaan PLP di lapangan.
Monitoring secara langsung membantu memastikan mahasiswa dapat menjalankan perannya dengan baik serta memperoleh pengalaman yang relevan dengan kompetensi kependidikan yang sedang dikembangkan.
Ekstrakurikuler Perluas Ruang Pengembangan Potensi

Selain pembelajaran harian, CIS juga menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan minat siswa. Program tersebut mencakup Tahfidzul Qur’an, English Club, Math Club, Science Club, Pramuka, Taekwondo, Menggambar dan Mewarnai, Futsal, Basketball, hingga Marching Band.
Keberagaman kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran akademik. Sejumlah piala penghargaan yang dipajang di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari dokumentasi capaian siswa dalam berbagai bidang.
Selaras dengan Pendidikan Bermutu
Pendampingan mahasiswa PLP di CIS sejalan dengan upaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan komunikasi, kedisiplinan, dan pengembangan potensi peserta didik.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Bermutu, khususnya melalui pengalaman belajar yang terstruktur, penguatan keterampilan siswa, serta praktik lapangan mahasiswa calon pendidik. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah juga memperkuat SDGs poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.


