UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di MAN 5 Cirebon, Rabu, 23 September 2026. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar sekaligus bentuk kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung secara luring di MAN 5 Cirebon ini terlaksana melalui kerja sama pihak sekolah dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Kegiatan ditujukan bagi siswa, guru, dan staf Tata Usaha (TU) yang memenuhi persyaratan medis untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan maupun donor darah.
Sejak kegiatan dimulai, mahasiswa PLP ikut membantu proses registrasi dan mendampingi peserta di lokasi. Kehadiran mereka membantu peserta memahami alur kegiatan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga menuju area donor bagi peserta yang dinyatakan memenuhi syarat.
Mahasiswa PLP Terlibat Langsung dalam Kegiatan Sosial
Kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta. Setelah melakukan registrasi, peserta kemudian mengikuti pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) yang dilakukan oleh tim medis PMI.
Mahasiswa PLP turut membantu mengarahkan peserta agar mengikuti setiap tahapan dengan tertib. Dalam situasi tersebut, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga sekolah.
Bagi mahasiswa, pengalaman seperti ini menjadi bagian dari pembelajaran selama menjalani PLP. Mereka belajar berkomunikasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memahami bagaimana sebuah kegiatan sosial dapat berjalan melalui kerja sama dan koordinasi berbagai pihak.
Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan medis kemudian diarahkan ke area pengambilan darah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Donor Darah Jadi Ruang Menumbuhkan Kepedulian
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan donor darah menjadi bagian penting dalam agenda tersebut. Melalui donor darah, warga sekolah diajak untuk tidak hanya memperhatikan kesehatan diri, tetapi juga berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan.
Pembina PMR MAN 5 Cirebon, Zidni Maula, S.Pd., menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaan kegiatan, semangat kepedulian tersebut terlihat dari antusiasme peserta yang mengikuti tahapan pemeriksaan hingga proses donor darah. Dukungan mahasiswa PLP juga membantu menciptakan suasana kegiatan yang lebih teratur dan nyaman bagi peserta.
Bagi mahasiswa PLP, keterlibatan tersebut menjadi pengalaman berharga. Lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk belajar mengenai proses pendidikan dan pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang untuk memahami nilai-nilai sosial secara langsung.
Belajar Melayani dan Berkolaborasi di Lingkungan Sekolah
Kegiatan donor darah memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa PLP. Jika kegiatan pembelajaran lebih banyak mempertemukan mahasiswa dengan proses akademik dan aktivitas kelas, kegiatan sosial seperti ini memberi kesempatan untuk belajar mengenai koordinasi, pelayanan, dan komunikasi dengan warga sekolah.
Mahasiswa turut membantu peserta yang membutuhkan arahan selama kegiatan berlangsung. Ketika peserta selesai melakukan registrasi, mahasiswa membantu menunjukkan tahapan berikutnya sehingga alur kegiatan dapat berjalan lebih teratur.
Interaksi sederhana tersebut menjadi bagian dari proses belajar mahasiswa di lapangan. Mereka dituntut untuk peka terhadap kebutuhan peserta, mampu berkomunikasi dengan baik, serta dapat bekerja sama dengan pihak sekolah dan tim medis.
Pengalaman itu menjadi pelengkap bagi mahasiswa dalam memahami bahwa peran calon pendidik tidak hanya berkaitan dengan aktivitas mengajar di dalam kelas, tetapi juga mencakup kemampuan membangun hubungan sosial dan berkontribusi dalam kehidupan sekolah.
Kolaborasi MAN 5 Cirebon dan PMI
Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan ini terselenggara berkat kerja sama MAN 5 Cirebon dengan PMI. Kolaborasi tersebut memungkinkan warga sekolah mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan sekaligus kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Kehadiran mahasiswa PLP kemudian turut memperkuat pelaksanaan kegiatan dari sisi pendampingan dan pelayanan peserta.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dapat menjadi ruang pertemuan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Sekolah, PMI, guru, siswa, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Sejalan dengan SDG 3 dan SDG 17
Kegiatan cek kesehatan dan donor darah di MAN 5 Cirebon selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap kondisi kesehatan, sementara donor darah menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap sesama.
Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kerja sama antara MAN 5 Cirebon dan PMI, ditambah keterlibatan mahasiswa PLP dalam mendukung kegiatan, menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
PLP Bukan Sekadar Praktik, tetapi Pengalaman Mengabdi
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan donor darah menjadi salah satu pengalaman yang memperkaya pelaksanaan PLP. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana nilai kesehatan, kepedulian, kerja sama, dan pelayanan diterapkan dalam kehidupan sekolah.
Dari kegiatan tersebut, mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya belajar mengenai lingkungan persekolahan, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk terlibat dalam kegiatan yang memiliki nilai sosial dan kemanusiaan.
Melalui pengalaman seperti ini, program PLP diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebagai calon pendidik yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.


