UIN Siber Cirebon – Persiapan pelaksanaan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) di MTs Negeri 4 Cirebon diawali melalui kegiatan koordinasi dan observasi bersama pihak sekolah pada 1 September 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa memahami tata tertib, pola kegiatan, serta tanggung jawab selama berada di lingkungan sekolah.
Koordinasi dilakukan bersama Ahmad Haromain, S.Pd., selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTs Negeri 4 Cirebon. Berbagai ketentuan disampaikan, mulai dari jadwal kehadiran, pakaian, sistem absensi, piket sekolah, hingga mekanisme perizinan selama mahasiswa menjalankan PLP.
Pahami Ketentuan dan Budaya Disiplin Sekolah
Berdasarkan hasil koordinasi, mahasiswa PLP diwajibkan hadir di sekolah mulai pukul 06.30 WIB. Waktu kepulangan ditetapkan pukul 15.30 WIB untuk Senin hingga Kamis dan pukul 16.00 WIB pada Jumat. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan mahasiswa untuk mengenal ritme kerja dan budaya disiplin di lingkungan pendidikan.

Ketentuan pakaian juga telah ditetapkan, yaitu hitam putih pada Senin dan Selasa, batik pada Rabu dan Kamis, serta pakaian muslim pada Jumat. Mahasiswa diharapkan mematuhi ketentuan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tata tertib dan budaya sekolah.
Ahmad Haromain menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa selama PLP.
“Selama melaksanakan PLP, mahasiswa perlu mengikuti ketentuan dan tata tertib yang berlaku di sekolah, mulai dari kedisiplinan waktu, pakaian, absensi, hingga keterlibatan dalam kegiatan sekolah. Hal tersebut menjadi bagian dari proses mahasiswa untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja sebagai calon pendidik.”
Terlibat dalam Piket 5S dan Kegiatan Sekolah
Selain mengikuti kegiatan pembelajaran, mahasiswa PLP juga akan terlibat dalam aktivitas sekolah. Salah satunya melalui piket 5S, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun di gerbang sekolah. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun interaksi positif sekaligus belajar menciptakan suasana sekolah yang ramah.
Mahasiswa juga akan membantu pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama dalam proses pembagian makanan dan menjaga ketertiban peserta didik. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman bahwa peran calon pendidik tidak terbatas pada kegiatan mengajar di kelas, tetapi juga mencakup berbagai aktivitas pendukung dalam kehidupan sekolah.
“Mahasiswa PLP tidak hanya datang untuk praktik mengajar, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sekolah. Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan sikap yang ramah, sopan, santun, disiplin, dan mampu memberikan keteladanan kepada peserta didik,” ujar Ahmad Haromain.
Perkuat Komitmen Kehadiran dan Tanggung Jawab

Untuk mendukung tertib administrasi, mahasiswa diwajibkan melakukan absensi melalui dua sistem, yakni absensi manual dan absensi online menggunakan aplikasi Time Mark serta Google Form. Sistem tersebut menjadi bagian dari pemantauan kehadiran sekaligus melatih mahasiswa membangun kebiasaan kerja yang tertib dan bertanggung jawab.
Sementara itu, ketentuan izin pada prinsipnya diberikan apabila mahasiswa berada dalam kondisi sakit. Untuk keperluan akademik maupun pribadi yang mengharuskan mahasiswa meninggalkan sekolah, mahasiswa perlu melakukan komunikasi dan memperoleh izin terlebih dahulu dari guru pamong, pihak sekolah, dan/atau DPL.
“Kehadiran dan kedisiplinan menjadi hal penting selama PLP. Mahasiswa diharapkan dapat mengatur keperluan akademik maupun pribadi sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya di sekolah,” lanjut Ahmad Haromain.
Melalui observasi dan koordinasi ini, mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan memiliki pemahaman yang lebih jelas sebelum menjalankan kegiatan di MTs Negeri 4 Cirebon. Kesiapan tersebut menjadi bekal untuk membangun sikap profesional, etika, tanggung jawab, dan keteladanan sebagai calon pendidik.
Kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam membangun pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan calon pendidik melalui keterhubungan antara teori di perguruan tinggi dan praktik nyata di lingkungan sekolah. Sinergi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan MTs Negeri 4 Cirebon sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara berkelanjutan.


