UIN Siber Cirebon – Peserta didik kelas 8E MTs Negeri 4 Cirebon mengembangkan kemampuan komunikasi, bahasa, seni, dan kreativitas melalui kegiatan pidato tiga bahasa dan pentas seni drama musikal, Jumat, 4 September 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB tersebut didampingi oleh wali kelas 8E, Yayah Sahliyah, S.Ag., serta turut diamati oleh mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengembangan potensi peserta didik di luar aspek akademik. Melalui pidato dan pentas seni, siswa mendapatkan ruang untuk melatih kemampuan berkomunikasi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, serta belajar bekerja sama dengan teman.
Pidato Tiga Bahasa Latih Kepercayaan Diri Siswa
Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas 8E menampilkan pidato dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Aktivitas ini memberikan pengalaman kepada siswa untuk menggunakan kemampuan kebahasaan dalam situasi tampil di depan orang lain.
Pidato tiga bahasa tidak hanya melatih penguasaan bahasa, tetapi juga kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara runtut dan percaya diri. Keberanian berbicara di hadapan orang lain menjadi bagian penting dalam membentuk keterampilan komunikasi yang dapat bermanfaat dalam proses pendidikan maupun kehidupan sosial.
Wali Kelas 8E MTs Negeri 4 Cirebon, Yayah Sahliyah, S.Ag., mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan berbagai kemampuan secara bersamaan.
“Melalui kegiatan pidato tiga bahasa dan pentas seni drama musikal, siswa diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri. Kami berharap mereka dapat berani tampil serta mampu bekerja sama dengan teman-temannya.”
Drama Musikal Jadi Ruang Ekspresi dan Kerja Sama
Selain pidato, siswa juga menampilkan drama musikal yang menggabungkan unsur akting, dialog, musik, dan ekspresi seni. Penampilan tersebut menuntut siswa untuk memahami peran masing-masing sekaligus membangun kekompakan agar pertunjukan dapat berlangsung dengan baik.
Proses persiapan hingga penampilan memberikan pengalaman belajar yang melatih kedisiplinan dan tanggung jawab. Setiap siswa memiliki peran yang perlu dijalankan sehingga keberhasilan pertunjukan bergantung pada kerja sama seluruh anggota.
“Kegiatan drama musikal bukan hanya tentang penampilan di atas panggung, tetapi juga proses belajar bekerja sama, bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing, menghargai teman, dan berani mengekspresikan diri,” jelas Yayah.
Melalui kegiatan seni, siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengenali dan mengekspresikan potensi yang dimiliki. Hal tersebut menjadi bagian dari pendidikan yang memberikan ruang bagi perkembangan kemampuan siswa secara lebih menyeluruh.
Mahasiswa PLP Belajar Memahami Potensi Peserta Didik
Kegiatan pidato tiga bahasa dan drama musikal turut menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa PLP UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengamati secara langsung aktivitas pengembangan bakat dan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Aktivitas pengembangan minat, bakat, komunikasi, dan seni juga memiliki peran dalam membentuk karakter serta keterampilan peserta didik.
Kehadiran mahasiswa PLP sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran calon pendidik untuk memahami bagaimana sekolah memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan potensi mereka.
“Kami ingin siswa tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, seni, kreativitas, dan karakter yang dapat menjadi bekal mereka di masa depan,” tambah Yayah.
Wujudkan Pendidikan yang Mengembangkan Potensi Siswa
Kegiatan pidato tiga bahasa dan drama musikal menunjukkan pentingnya pembelajaran yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang secara utuh. Kemampuan akademik dapat berjalan beriringan dengan keterampilan komunikasi, kreativitas, keberanian, tanggung jawab, dan kerja sama.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan PLP menjadi salah satu sarana untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami lingkungan pendidikan sekaligus melihat praktik pengembangan peserta didik secara langsung.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang mendorong pendidikan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Semangat ini selaras dengan komitmen UIN Siber Cirebon dalam mendukung ekosistem Kampus Inklusif yang mempersiapkan calon pendidik agar mampu melihat peserta didik secara utuh, baik dari sisi akademik maupun potensi, karakter, dan keterampilan sosialnya.
Melalui kegiatan pengembangan bahasa dan seni seperti ini, siswa diharapkan semakin percaya diri dalam mengekspresikan kemampuan, mampu bekerja sama, serta memiliki keterampilan komunikasi dan kreativitas yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan di masa depan.


