Lebih dari 100 Mahasiswa Antusias Ikuti Sesi Inspiratif Bersama Naqoy dan Bunda Dewi
UIN Siber Cirebon — Rangkaian Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa yang diselenggarakan Career Development Center UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mencapai puncaknya melalui sesi pematerian inspiratif yang membahas penguatan mental, spiritual, dan karakter kewirausahaan bagi mahasiswa semester akhir.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Rektorat Lantai 3, Kamis (07/05/2026), diikuti lebih dari 100 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Dua narasumber nasional, Nanang Qosim Yusuf atau Naqoy dan Dewi Umronih Yusuf, membedah filosofi kemandirian ekonomi melalui pendekatan kesadaran hati dan jiwa entrepreneur.
Bunda Dewi: Entrepreneur Adalah Keberanian Memberi Manfaat
Membuka sesi pertama, Bunda Dewi Umronih Yusuf menekankan bahwa esensi kewirausahaan bukan semata soal keuntungan materi, tetapi keberanian untuk memberi manfaat kepada banyak orang.
Menurutnya, kata wirausaha berasal dari kata “wira” yang berarti berani berjuang dan “usaha” yang berarti ikhtiar.
“Menjadi entrepreneur bukan soal apa yang kita dapatkan, tetapi soal keberanian untuk bertindak. Keberhasilan akan hadir ketika kita mampu membantu dan memberi manfaat bagi banyak orang,” tuturnya di hadapan peserta.
6 Rumus Entrepreneurship Jadi Bekal Mahasiswa Hadapi Dunia Bisnis
Dalam materinya, Bunda Dewi membagikan enam rumus penting dalam membangun jiwa entrepreneurship kepada mahasiswa, yaitu:
- Berani gagal
- Percaya diri
- Berani mengambil risiko
- Berani mendapatkan dan kehilangan
- Berani dicintai dan ditinggalkan
- Memiliki jiwa yang kuat
Ia juga memperkenalkan prinsip 3K dalam berwirausaha, yakni:
- Komitmen terhadap aturan dan SOP,
- kemampuan membaca Kesempatan (opportunity),
- serta kecakapan dalam Komunikasi.
Menurutnya, kombinasi keberanian, disiplin, dan komunikasi yang baik menjadi fondasi utama dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.
Naqoy Ajak Mahasiswa Ubah Mindset dari Impossible Menjadi Possible
Memasuki sesi kedua, Naqoy mengajak mahasiswa untuk mematahkan paradigma “mustahil” menjadi “mungkin” melalui perubahan pola pikir (mindset transformation).
“Bisnis adalah proses, bukan hasil instan. Pemenangnya bukan yang datang pertama, tetapi yang paling relevan dengan kebutuhan zaman,” jelasnya.
Naqoy menjelaskan bahwa entrepreneur masa depan harus mampu menyelaraskan empat pilar utama kehidupan, yakni:
- Mindset
- Soulset
- Heartset
- Bodyset
Ia juga memperkenalkan konsep No Box, sebuah metode untuk mendorong mahasiswa keluar dari batasan mental dan rasa takut.
Konsep No Box Dorong Mahasiswa Keluar dari Zona Nyaman
Melalui simulasi interaktif, peserta diajak memahami enam prinsip utama konsep No Box, yaitu:
- No Reason
- No Mind
- No Judge
- No Problem
- No Shame
- No Hill
Konsep tersebut mengajarkan mahasiswa agar tidak terjebak pada alasan, rasa malu, maupun ketakutan yang menghambat langkah menuju kesuksesan.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat ketika peserta diajak aktif berdiskusi dan melakukan simulasi pengembangan diri.
Bangun Character Value dan Mental Kaya Jiwa
Pada sesi Heartset, Naqoy menegaskan pentingnya membangun character value melalui kebiasaan positif dan konsistensi.
Ia mengajak mahasiswa melakukan tantangan 21 hari untuk mengubah ego dan membiasakan diri menjadi pribadi yang lebih peduli serta komunikatif.
“Pengusaha tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dimulai dari keramahan dan kebahagiaan. Nilai diri seseorang tidak akan berkurang meski berada di tempat sulit, selama karakternya tetap terjaga,” ungkapnya.
One Minute Awareness Jadi Penutup Reflektif Pelatihan
Menjelang akhir sesi, Naqoy memperkenalkan metode One Minute Awareness (OMA) sebagai sarana refleksi diri untuk menata fokus, tujuan hidup, dan kekuatan mental.
“Orang gagal selalu punya ribuan alasan, sementara orang sukses hanya punya satu alasan, yaitu tidak memiliki alasan untuk menyerah. Jadilah pilot bagi diri Anda sendiri,” pungkasnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi titik balik bagi mahasiswa semester 6 dan 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk mulai membangun usaha mandiri, kreatif, dan berdaya saing di tengah tantangan dunia kerja era digital.
CDC UIN Siber Cirebon Perkuat Mental Entrepreneur Generasi Muda
Melalui agenda pelatihan ini, CDC UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, spiritual, dan ekonomi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi kampus dalam membangun generasi entrepreneur muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi perubahan zaman.








