UIN Siber Cirebon (Jakarta) – Pusat Karir UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pengembangan karier mahasiswa melalui partisipasi aktif pada Career Center Officer Program 1.0 Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesia Career Center Network (ICCN) dengan dukungan Amartha, bertempat di Amartha Village pada 24–25 April 2026.
Forum nasional ini menghadirkan para praktisi, akademisi, serta pemimpin pengembangan sumber daya manusia dari berbagai institusi terkemuka, di antaranya Rine selaku Chief People Officer PT Amartha, Dr. Rosaria Mita Amalia selaku President ICCN, Fini Margarita selaku Country Head of People Operations Grab Indonesia, drh. Retno Murwanti, M.P., Ph.D. selaku Kepala Kantor Alumni UGM, serta Intan Taufik, Ph.D selaku Kepala ITB Career Center.
Apresiasi Nasional untuk Pusat Karir UIN SSC
Dalam kegiatan tersebut, Wahyono, M.Pd.I., selaku Kepala Pusat Karir UIN SSC, kembali memperoleh apresiasi dari ICCN dalam kategori peserta paling responsif dan aktif dalam setiap kegiatan jejaring ICCN. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi UIN SSC dalam membangun konektivitas nasional di bidang pengembangan karier mahasiswa.
Wahyono, M.Pd.I., menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum seperti ICCN sangat penting bagi perguruan tinggi.
“Pusat karir tidak cukup hanya menjadi unit administrasi tracer study. Saat ini pusat karir harus menjadi pusat transformasi talenta mahasiswa. Kami ingin mahasiswa UIN SSC memiliki kesiapan kerja, kemampuan adaptasi, serta daya saing nasional dan global,” ujarnya.
Forum Strategis Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Career Center Officer Program 1.0 menjadi ruang strategis bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas pengelolaan layanan karier. Fokus utama program ini mencakup transformasi digital, kebutuhan industri masa depan, serta dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
Melalui forum ini, peserta mendapatkan wawasan langsung dari para pemimpin industri dan akademisi terkait tren ketenagakerjaan, strategi pengembangan talenta, serta pentingnya kolaborasi antara kampus dan dunia industri.
Strategi Penguatan Kompetensi Mahasiswa
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Herny Gusbrava, sebagai tim pendamping Pusat Karir UIN SSC. Ia menegaskan bahwa tantangan industri saat ini menuntut lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara personal dan profesional.
Herny Gusbrava menyampaikan:
“Mahasiswa hari ini harus disiapkan menjadi problem solver, komunikator yang baik, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menunjukkan nilai dirinya di hadapan industri. Kompetensi teknis penting, tetapi soft skills dan kesiapan mental kerja sama pentingnya.”
Adapun strategi pengembangan kompetensi mahasiswa meliputi:
Pelatihan komunikasi profesional dan personal branding
Simulasi rekrutmen (CV review dan mock interview)
Sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan industri
Penguatan literasi digital dan AI readiness
Program mentoring karier bersama praktisi
Pengembangan mindset adaptif, resilien, dan growth mindset
Komitmen UIN SSC Cetak Lulusan Siap Kerja
Keikutsertaan dalam program ICCN ini menegaskan bahwa UIN SSC terus bergerak aktif menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap wisuda, tetapi juga siap bekerja, siap berkembang, dan siap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan kolaborasi nasional melalui ICCN, Pusat Karir UIN SSC diharapkan semakin progresif dalam menghadirkan layanan karier yang modern, responsif, dan berdampak langsung bagi masa depan mahasiswa.





