UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendampingi anak-anak RA Salafiyah dalam kegiatan mewarnai bertema Hari Santri, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di RA Salafiyah, ini menjadi sarana pembelajaran kreatif untuk mengenalkan nilai-nilai keislaman sekaligus mengembangkan kemampuan anak usia dini.
Melalui aktivitas mewarnai, anak-anak diajak mengenal Hari Santri dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Kegiatan ini memadukan unsur seni, kreativitas, dan pendidikan karakter sehingga anak dapat belajar melalui pengalaman langsung.
Mengenalkan Hari Santri dengan Cara Menyenangkan
Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mengenalkan peran santri dan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Di RA Salafiyah, pengenalan tersebut dilakukan melalui kegiatan mewarnai gambar bertema Hari Santri.
Anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih warna, mengisi bidang gambar, dan menyelesaikan karya sesuai dengan imajinasi masing-masing. Dengan pendampingan yang sesuai, mereka dapat mengenal suasana peringatan Hari Santri tanpa harus mengikuti pembelajaran yang terlalu kompleks.
Melalui penjelasan sederhana, anak-anak juga dapat diperkenalkan pada sosok santri sebagai pribadi yang belajar ilmu agama, menghormati guru, rajin belajar, dan berusaha membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kembangkan Kreativitas dan Motorik Halus Anak
Kegiatan mewarnai tidak hanya menjadi aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga membantu mendukung perkembangan keterampilan anak. Saat memegang alat mewarnai, menggerakkan tangan, dan mengisi bidang gambar, anak berlatih mengoordinasikan gerakan mata dan tangan serta mengendalikan gerakan jari.
Selain itu, pemilihan warna dan penyelesaian gambar memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas. Setiap anak dapat menghasilkan karya yang berbeda sesuai dengan imajinasi dan kemampuannya.
Aktivitas ini juga membantu melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, dan kemampuan mengikuti instruksi sederhana. Anak-anak belajar menyelesaikan pekerjaan secara bertahap sekaligus menghargai hasil karya sendiri dan teman-temannya.
Mahasiswa PLP Turut Mendampingi Proses Belajar
Mahasiswa PLP FITK UIN Siber Cirebon berperan dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Pendampingan dilakukan melalui pemberian arahan, bantuan ketika anak mengalami kesulitan, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman dan kondusif.
Salah satu mahasiswa yang terlibat adalah Lutfia Sazkia Putri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP memperoleh pengalaman langsung dalam mendampingi pembelajaran anak usia dini, membangun komunikasi yang sesuai dengan karakteristik anak, dan menyesuaikan arahan dengan kebutuhan peserta didik.
Mahasiswa juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkreasi secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir gambar, tetapi juga menghargai proses belajar, keberanian mencoba, dan perkembangan kemampuan setiap anak.
Tanamkan Nilai Keislaman dan Karakter Positif Sejak Dini

Kegiatan mewarnai bertema Hari Santri menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nilai-nilai positif melalui aktivitas yang dekat dengan dunia anak. Nilai tersebut meliputi sikap sopan, menghormati guru, menyayangi teman, rajin belajar, menjaga kebersihan, dan saling membantu.
Pengenalan karakter melalui kegiatan sederhana diharapkan membantu anak memahami bahwa nilai keagamaan dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Pembiasaan positif sejak dini menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui pembelajaran yang inklusif, kreatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Melalui kolaborasi RA Salafiyah dan mahasiswa PLP FITK UIN Siber Cirebon, peringatan Hari Santri diharapkan menjadi pengalaman belajar yang bermakna. Anak-anak tidak hanya memperoleh kesempatan mengembangkan kreativitas, tetapi juga mulai mengenal nilai keislaman dan membangun karakter positif sejak usia dini.


