UIN Siber Cirebon (Yogyakarta) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di tingkat nasional. Tim Djiwa Mooda berhasil meraih Juara 2 pada kompetisi National Public Relations Campaign dalam rangkaian Ajang Insan Kreatif Nusantara (AJISAKA) yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 6 Juni 2026.
Tim Djiwa Mooda terdiri atas Meldy Fauziah dan Bunga Ayu dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Faika Maudina dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim mengusung kampanye Public Relations yang mengangkat isu kesehatan mental di dunia kerja sekaligus berupaya mematahkan stigma yang kerap melekat pada Generasi Z sebagai generasi yang dianggap lemah dalam menghadapi tekanan kerja.
Kampanye Kesehatan Mental yang Relevan dengan Generasi Z
National Public Relations Campaign AJISAKA UGM menjadi ajang kompetitif yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia untuk menghadirkan gagasan komunikasi yang kreatif, strategis, dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui kampanye yang dirancang, Tim Djiwa Mooda menawarkan pendekatan komunikasi yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang sehat secara mental. Kampanye tersebut juga mendorong perubahan perspektif bahwa kepedulian Generasi Z terhadap kesehatan mental bukanlah bentuk kelemahan, melainkan wujud kesadaran diri yang dapat mendukung produktivitas dan keberlanjutan karier.
Pendekatan yang digunakan dinilai relevan dengan kondisi dunia kerja saat ini, di mana isu kesehatan mental semakin menjadi perhatian berbagai organisasi dan perusahaan. Strategi kampanye yang disusun tim juga dinilai memiliki potensi implementasi yang tinggi sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bersaing dengan Perguruan Tinggi Ternama di Indonesia
Prestasi ini semakin membanggakan karena Tim Djiwa Mooda berhasil bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. AJISAKA UGM diikuti oleh mahasiswa dari sejumlah kampus unggulan, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Di tengah persaingan yang ketat tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi salah satu representasi perguruan tinggi keagamaan yang mampu menunjukkan kualitas dan daya saing mahasiswa dalam bidang komunikasi strategis dan Public Relations.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Siber Cirebon mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional melalui karya dan gagasan yang relevan dengan isu-isu kontemporer.
Dosen Pembimbing Apresiasi Kreativitas dan Kepekaan Mahasiswa
Dosen pembimbing tim, Dessy Kushardiyanti, M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para mahasiswa. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa KPI tidak hanya memiliki kemampuan teoritis, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu komunikasi ke dalam strategi kampanye yang aplikatif dan berdampak.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa KPI tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga mampu menghadirkan strategi komunikasi yang kreatif, kontekstual, dan berakar pada isu-isu sosial terkini. Pengangkatan isu kesehatan mental dan stigma terhadap Gen Z di dunia kerja adalah bukti kepekaan dan kapasitas mereka dalam merancang kampanye PR yang substantif dan berdampak,” ujarnya.
Menurut Dessy, keberhasilan tersebut juga mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam membaca fenomena sosial dan mengubahnya menjadi solusi komunikasi yang relevan bagi masyarakat.
Bukti Kolaborasi dan Semangat Mahasiswa UIN Siber Cirebon
Perwakilan tim, Meldy Fauziah, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih. Ia mengakui bahwa kompetisi berlangsung sangat kompetitif karena diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa pulang gelar Juara 2. Kompetisi ini sangat ketat dengan lawan-lawan yang kuat. Kami berharap kampanye kami bisa membuka mata banyak pihak bahwa Gen Z punya kesadaran tinggi akan kesehatan mental, dan itu adalah aset berharga, bukan kelemahan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama tim, bimbingan dosen, serta dukungan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dan berprestasi.
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak generasi muda yang kreatif, kritis, kolaboratif, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial melalui pendekatan keilmuan yang inovatif. Melalui integrasi ilmu komunikasi, nilai-nilai keislaman, dan kepedulian terhadap isu kemanusiaan, UIN Siber Cirebon terus mendorong lahirnya mahasiswa yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global.


