UIN Siber Cirebon (Brebes) – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Unit Layanan Disabilitas (ULD) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Brebes, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dan BAZNAS Kabupaten Brebes dalam penyaluran bantuan kaki dan tangan palsu bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mendukung kemandirian, mobilitas, dan kualitas hidup penyandang disabilitas.
Kolaborasi yang melibatkan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pengelola zakat, dan perguruan tinggi dalam menghadirkan pelayanan sosial yang inklusif. Melalui bantuan alat bantu ini, penerima manfaat diharapkan memperoleh dukungan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri serta memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
ULD UIN Siber Cirebon Perkuat Peran Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan ini melibatkan Unit Layanan Disabilitas (ULD) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dipimpin oleh Dr. Caswito. Keterlibatan ULD menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung upaya pemberdayaan penyandang disabilitas melalui kolaborasi lintas sektor.
Perguruan tinggi memiliki peran yang tidak terbatas pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan kemanusiaan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih inklusif dan memperhatikan kebutuhan kelompok masyarakat yang memerlukan dukungan khusus.
Penyaluran bantuan kaki dan tangan palsu diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam meningkatkan mobilitas dan kemandirian. Namun, dukungan terhadap penyandang disabilitas juga perlu disertai upaya berkelanjutan untuk memperluas akses, mengurangi hambatan sosial, dan mendorong kesetaraan kesempatan dalam berbagai aspek kehidupan.
Optimalisasi Dana ZIS untuk Manfaat Sosial

Dukungan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS Kabupaten Brebes menjadi bagian penting dalam kolaborasi ini. Pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program sosial diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas.
Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Brebes memperkuat upaya agar pelayanan sosial dapat dilaksanakan melalui kerja sama antarlembaga. Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si., Kepala ULD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dr. Caswito, Ketua BAZNAS Kabupaten Brebes H. Mahali, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes tercantum sebagai pihak terkait dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi ini sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kemitraan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kerja sama pemerintah daerah, BAZNAS, dan perguruan tinggi memperlihatkan bagaimana sumber daya dan peran masing-masing lembaga dapat disinergikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Selaras dengan SDGs: Mendorong Kehidupan Sehat dan Mengurangi Kesenjangan

Penyaluran bantuan kaki dan tangan palsu memiliki keterkaitan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, khususnya dalam mendukung kesejahteraan dan kualitas hidup penerima manfaat. Alat bantu yang sesuai kebutuhan diharapkan dapat menunjang mobilitas serta membantu penyandang disabilitas menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini juga selaras dengan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, melalui upaya memperluas dukungan bagi penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang lebih setara dalam kehidupan sosial. Akses terhadap alat bantu merupakan salah satu aspek yang dapat mendukung partisipasi, kemandirian, dan inklusi sosial.
Dalam konteks perguruan tinggi, kegiatan ini turut mencerminkan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusi institusi terhadap pembangunan berkelanjutan. Nilai inklusivitas perlu diterapkan melalui program yang memperhatikan kebutuhan masyarakat, membuka ruang partisipasi, serta mendorong kolaborasi yang berkesinambungan.
Memperkuat Komitmen terhadap Pelayanan Sosial Inklusif

Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama para mitra menunjukkan pentingnya kerja sama dalam mendukung kesejahteraan penyandang disabilitas. Bantuan yang disalurkan diharapkan menjadi dukungan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Ke depan, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat terus dikembangkan agar program sosial yang inklusif mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada penguatan kesadaran bersama bahwa penyandang disabilitas berhak memperoleh kesempatan, akses, dan dukungan untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui peran ULD dan kemitraan dengan pemerintah daerah serta BAZNAS, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mengambil bagian dalam pengabdian kepada masyarakat yang mendukung nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan pembangunan berkelanjutan.


