UIN Siber Cirebon – Sebanyak 19 mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memulai praktik lapangan di MAN 3 Cirebon Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, pada 5 September 2026. Terdiri atas 10 mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dan sembilan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman profesional secara langsung di lingkungan madrasah.
Kegiatan diawali dengan serah terima mahasiswa pada pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan berlangsung hingga 3 November 2026. Selama kurang lebih dua bulan, mahasiswa akan menjalani praktik dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan guru pamong dari MAN 3 Cirebon Buntet Pesantren.
Belajar di Lingkungan Madrasah dan Pesantren
Pelaksanaan praktik lapangan di MAN 3 Cirebon memiliki kekhasan tersendiri. Madrasah ini berada di lingkungan Buntet Pesantren, salah satu kawasan pesantren yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam di Cirebon.
Kondisi tersebut memberikan ruang belajar yang lebih luas bagi mahasiswa. Selain mengenal proses pendidikan formal di madrasah, mahasiswa berkesempatan memahami kultur pendidikan yang mempertemukan kurikulum madrasah dengan tradisi pesantren.
Sepuluh mahasiswa PLP FITK berasal dari lima program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Tadris Biologi, Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris Bahasa Indonesia, dan Tadris Bahasa Inggris. Sementara itu, sembilan mahasiswa PPL FDKI berasal dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI).
Perbedaan bidang tersebut membuat pengalaman praktik mahasiswa memiliki fokus yang beragam. Mahasiswa PLP akan lebih banyak terlibat dalam proses pembelajaran dan pengenalan tugas kependidikan, sedangkan mahasiswa PPL BKI menjalankan praktik yang berkaitan dengan layanan bimbingan dan pendampingan peserta didik.
Menjadi Guru yang Dinantikan Siswa
Kepala MAN 3 Cirebon Buntet Pesantren, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., menyambut baik kehadiran mahasiswa PLP FITK dan PPL BKI FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Kami menyambut baik dan menerima dengan senang hati adik-adik semua. Harapan kami sederhana, jadilah guru yang benar-benar dinanti kehadirannya oleh siswa-siswi di sini, bukan sekadar mengisi waktu tugas praktik saja,” ujarnya.
Ia juga mengajak mahasiswa menjadikan masa praktik sebagai kesempatan untuk belajar sekaligus membangun komunikasi terbuka dengan pihak madrasah.
“Anggap saja sekolah ini seperti rumah makan. Kalau rasanya enak, tolong disebarkan dan diceritakan ke orang lain. Tapi kalau ada yang kurang pas, sampaikan langsung ke kami sebagai pengelolanya, supaya bisa kami perbaiki bersama,” katanya.
Pengalaman Lapangan sebagai Ruang Pembelajaran
Selama pelaksanaan PLP dan PPL, mahasiswa akan melakukan observasi lingkungan madrasah, mengamati proses pembelajaran, serta berlatih menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing. Pendampingan guru pamong dan DPL menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan pengetahuan akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, bekerja sama, serta memahami karakteristik peserta didik dan lingkungan pendidikan secara langsung.
Pelaksanaan PLP dan PPL di MAN 3 Cirebon Buntet Pesantren turut mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pengalaman calon pendidik dan tenaga layanan pendidikan. Kolaborasi perguruan tinggi dan madrasah juga selaras dengan SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, praktik lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang terhubung dengan kebutuhan nyata di lapangan sekaligus mendorong mahasiswa tumbuh sebagai calon profesional yang mampu belajar dan berkontribusi di lingkungan pendidikan.


