Perkuat Posisi sebagai Cyber Islamic University, UIN Siber Cirebon Dorong Sinergi Kampus Hijau dan Ekosistem Halal Menuju Reputasi Global
UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola perguruan tinggi berkelanjutan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Integrasi UI GreenMetric dan Halal Metric dalam Penguatan Reputasi Kampus Berkelanjutan.”
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Selasa–Kamis, 19–21 Mei 2026, di Hotel Grand Tryas. Forum tersebut menjadi ruang strategis dalam merumuskan arah pengembangan kampus hijau berbasis keberlanjutan sekaligus penguatan ekosistem halal di lingkungan perguruan tinggi Islam berbasis digital.
FGD diikuti oleh pimpinan universitas, akademisi, pengelola pemeringkatan kampus, tim publikasi ilmiah, serta berbagai unit strategis di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Himpun Strategi Implementatif Penguatan Reputasi Kampus
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menghimpun berbagai masukan, gagasan, serta strategi implementatif terkait integrasi indikator UI GreenMetric dan Halal Metric dalam tata kelola kampus berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan reputasi perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari komitmen institusi terhadap keberlanjutan lingkungan, tata kelola hijau, kesehatan kampus, hingga penguatan ekosistem halal sebagai identitas utama perguruan tinggi Islam.
“FGD ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan perspektif dan merumuskan langkah implementasi yang konkret dalam mengintegrasikan indikator UI GreenMetric dan Halal Metric sebagai bagian dari penguatan reputasi kampus berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan kesiapan pihaknya menerima mandat pimpinan universitas dalam mendukung langkah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menuju kampus berstandar THE (Times Higher Education), termasuk penguatan publikasi ilmiah terindeks Scopus, peningkatan sitasi akademik, dan optimalisasi reputasi digital kampus melalui strategi SEO yang terintegrasi.
Rektor: Kampus Masa Depan Harus Hijau, Halal, Informatif, dan Berdaya Saing Global
Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa transformasi perguruan tinggi modern menuntut keseimbangan antara penguatan akademik, keberlanjutan lingkungan, digitalisasi layanan, serta penguatan nilai-nilai halal dalam tata kelola institusi.
Menurutnya, integrasi UI GreenMetric dan Halal Metric menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang adaptif terhadap tantangan global.
“Perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu menghadirkan tata kelola kampus yang ramah lingkungan, sehat, berkelanjutan, dan berbasis nilai halal. Karena itu, integrasi UI GreenMetric dan Halal Metric menjadi bagian penting dalam membangun reputasi kampus yang berdaya saing global,” ujar Prof. Aan Jaelani.
Lebih lanjut, Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga tengah mempersiapkan diri menjadi kampus informatif dan terbuka melalui penguatan sistem pelayanan informasi publik yang profesional dan berbasis digital.
Penguatan tersebut dilakukan melalui optimalisasi kinerja tim PPID yang dikomandoi oleh Mohamad Arifin sebagai bagian dari transformasi tata kelola informasi publik kampus yang transparan, cepat, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat digital.
“Transformasi kampus hari ini tidak hanya soal akademik dan teknologi, tetapi juga bagaimana institusi mampu menghadirkan layanan informasi publik yang akuntabel, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” tambahnya.
FGD Dorong Roadmap Kampus Berkelanjutan Berbasis Digital
Prof. Aan Jaelani menjelaskan bahwa FGD tersebut memiliki urgensi dalam memperkuat arah kebijakan kampus menuju perguruan tinggi berkelanjutan berbasis digital dan nilai-nilai Islam. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis, roadmap implementasi, serta penguatan indikator pemeringkatan kampus yang terukur dan berkelanjutan.
“Output yang ingin dicapai bukan sekadar dokumen konseptual, tetapi strategi nyata yang dapat diimplementasikan secara bertahap dalam tata kelola kampus, mulai dari pengelolaan lingkungan, penguatan budaya halal, efisiensi energi, digitalisasi layanan, hingga peningkatan reputasi internasional kampus,” jelasnya.
Dukung SDGs dan Transformasi Kampus Islam Berkelas Dunia
Kegiatan FGD ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, aksi terhadap perubahan iklim, serta penguatan institusi yang berkelanjutan.
Melalui langkah tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi tata kelola perguruan tinggi berbasis keberlanjutan, digitalisasi, penguatan ekosistem halal, serta keterbukaan informasi publik sebagai fondasi menuju kampus Islam siber berkelas dunia.









