UIN Siber Cirebon — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan riset ilmiah dan pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Seminar Internasional bertajuk “From Research to Action: Applying Biological Sciences to Solve Environmental Problem in Achieving Sustainable Development Goals (SDG’s)”. Kegiatan akademik bergengsi ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk menyosialisasikan pembukaan fakultas baru, yakni Fakultas Sains dan Teknologi Halal (FASTIH).
Seminar yang diinisiasi oleh Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini digelar di auditorium lantai 8 Gedung Siber pada Kamis, 24 September 2026. Acara tersebut menghadirkan narasumber internasional, Tomas Jr. A. Diquito, Ph.D., serta co-presenter Bambang Ekanara, M.Pd., dengan dipandu oleh Maja Asleah Lindongan Salisipan selaku moderator dan dihadiri 150 peserta.
Kegiatan ini tidak hanya menarik minat kalangan akademisi dan masyarakat umum, tetapi juga dihadiri secara khusus oleh para perwakilan sekolah dan guru dari berbagai daerah. Tercatat hadir delegasi dari SMAN 1 Sumber, SMAN 1 Gegesik, MA Al Mutawalky Kuningan, SMAN 1 Ciledug, SMAN 1 Karangwareng, MANU Putri Buntet Pesantren, SMAN 4 Cirebon, SMAN 2 Cirebon, SMAN 8 Kota Cirebon, SMA Unggulan Bina Insan Mulia 2, SMAN 1 Palimanan, hingga SMA Darul Falah Cihampelas Bandung. Kehadiran para pendidik dan perwakilan institusi pendidikan menengah ini memperkuat jalinan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memajukan mutu pendidikan sains.
Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada diskursus akademis mengenai solusi permasalahan lingkungan berbasis sains biologi, tetapi juga menjadi sarana pengenalan identitas baru kampus kepada masyarakat luas. Transformasi dan inovasi institusi terus digencarkan, salah satunya melalui kehadiran FASTIH yang digadang-gadang menjadi pionir dalam pengembangan riset sains terpadu dengan keilmuan keislaman dan kehalalan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
“Melalui forum internasional ini, kami ingin menunjukkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap mengambil peran nyata dalam menjawab tantangan global, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pada saat yang sama, kami memperkenalkan Fakultas Sains dan Teknologi Halal (FASTIH) sebagai wujud nyata kesiapan kampus dalam menyongsong era baru pendidikan tinggi Islam yang berbasis siber dan teknologi halal,” ujar perwakilan civitas akademika dalam rangkaian acara tersebut.
Selain sesi pemaparan ilmiah mengenai lingkungan, rangkaian acara ini diisi dengan agenda khusus sosialisasi pembukaan Fakultas Sains dan Teknologi Halal (FASTIH). Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Azmi Azhari, M.Si., selaku tim task force, yang didampingi oleh jajaran dosen bioteknologi. Kehadiran tim task force memberikan pemaparan mendalam kepada para tamu undangan, guru, serta masyarakat mengenai visi, misi, serta prospek keilmuan di fakultas terbaru tersebut.
Sosialisasi pembukaan FASTIH di sela-sela acara ilmiah ini dinilai sangat efektif untuk menjembatani informasi kepada publik dan institusi pendidikan menengah. Melalui kehadiran para guru dan perwakilan sekolah, informasi mengenai perluasan spektrum keilmuan kampus—yang kini merambah sektor sains, teknologi, dan industri halal—diharapkan dapat tersampaikan secara luas kepada para calon mahasiswa masa depan.
Dengan langkah proaktif ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat semakin dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi Islam negeri yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berkontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan kemajuan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.


