Perkuat Kolaborasi Antar-PTKIN, UPT Bahasa UIN Siber Cirebon Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Layanan Kebahasaan Berbasis Digital
UIN Siber Cirebon – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan layanan pendidikan berbasis teknologi digital kembali mendapat apresiasi. Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa, UIN Siber Cirebon menerima kunjungan benchmarking dari Pusat Bahasa UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) ini menjadi forum strategis untuk berbagi pengalaman mengenai pengembangan ekosistem digital dalam pengelolaan layanan kebahasaan, sekaligus mempererat sinergi antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Rombongan Pusat Bahasa UIN Syahada Padangsidimpuan dipimpin langsung oleh Dr. Eka Sustri Harida, M.Pd., selaku Kepala Pusat Bahasa. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala UPT Bahasa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dra. Hj. Darrotul Jannah, M.Ag., beserta jajaran pengelola UPT Bahasa.
Transformasi Digital Tingkatkan Mutu Layanan Kebahasaan
Dalam paparannya, Dra. Hj. Darrotul Jannah, M.Ag. menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus utama UPT Bahasa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika maupun masyarakat.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya mempermudah akses layanan, tetapi juga meningkatkan efektivitas administrasi, akurasi pendataan, transparansi, serta kualitas pelayanan secara menyeluruh.
“Transformasi digital kami lakukan agar seluruh layanan kebahasaan menjadi lebih mudah diakses, cepat, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan pengguna di era digital. Teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pelayanan,” jelas Darrotul Jannah.
Layanan Bahasa Terintegrasi dalam Satu Ekosistem Digital
Salah satu pembahasan utama dalam benchmarking adalah implementasi layanan digital pada seluruh program UPT Bahasa.
Digitalisasi diterapkan mulai dari penyebaran informasi program, pendaftaran peserta, pengelolaan jadwal, pelaksanaan pembelajaran, hingga penyampaian hasil layanan secara lebih efisien dan terintegrasi.
Dalam bidang pembelajaran bahasa, UPT Bahasa mengembangkan sistem digital yang mendukung pelaksanaan kursus intensif sehingga peserta dapat mengakses informasi, materi pembelajaran, jadwal, serta berbagai kebutuhan akademik secara lebih praktis.
Selain itu, UPT Bahasa juga memaparkan penerapan sistem digital pada layanan English Proficiency Test (ELPROTE) dan Ikhtibar Kafa’ah fi al-Lughah al-‘Arabiyyah (IKFA).
Melalui sistem tersebut, seluruh proses mulai dari registrasi peserta, pendataan, penjadwalan, pelaksanaan tes, pengolahan nilai, hingga penerbitan sertifikat dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya UPT Bahasa dalam membangun layanan kebahasaan yang modern, transparan, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan transformasi pendidikan tinggi.
Benchmarking Jadi Ruang Berbagi Praktik Baik
Kepala Pusat Bahasa UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Eka Sustri Harida, M.Pd., mengapresiasi berbagai inovasi digital yang telah dikembangkan oleh UPT Bahasa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Menurutnya, benchmarking menjadi kesempatan berharga untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperkaya strategi pengembangan pusat bahasa di lingkungan PTKIN.
“Kami melihat banyak praktik baik yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan layanan bahasa berbasis digital. Semoga kunjungan ini menjadi awal kolaborasi yang lebih luas sehingga kedua institusi dapat saling belajar dan bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Dr. Eka Sustri Harida.
Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Kebahasaan
Diskusi berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari pengembangan sumber belajar digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan administrasi layanan, hingga strategi peningkatan mutu pembelajaran dan pengujian bahasa.
Kedua institusi juga menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan program kebahasaan, peningkatan kualitas layanan akademik, serta percepatan transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi.
Pertemuan ditutup dengan diskusi lanjutan, sesi foto bersama, dan komitmen untuk terus membangun komunikasi serta sinergi dalam menghadirkan layanan kebahasaan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.
UIN Siber Cirebon Terus Perkuat Ekosistem Digital Pendidikan
Kegiatan benchmarking ini semakin menegaskan posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk layanan kebahasaan.
Melalui penguatan teknologi, kolaborasi antarlembaga, dan inovasi berkelanjutan, UIN Siber Cirebon berkomitmen menghadirkan pelayanan pendidikan yang semakin profesional, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital.


