Konferensi Internasional di Malaysia Jadi Momentum Strategis UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Memperluas Kolaborasi Global dan Menguatkan Reputasi Akademik Dunia
UIN Siber Cirebon (Kedah, Malaysia) – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional. Kali ini, kampus siber pertama di Indonesia tersebut hadir dalam forum akademik internasional bergengsi melalui partisipasi Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), Dr. Naeila Rifatil Muna, M.Pd., pada Konferensi Internasional Pengkajian Islam Modern dan Klasik Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah di Kedah, Malaysia, Senin (8/6/2026).
Kehadiran Dr. Naeila Rifatil Muna mewakili UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bukan sekadar menghadiri forum ilmiah, melainkan menjadi bagian dari strategi besar internasionalisasi kampus dalam membangun kolaborasi akademik lintas negara, memperkuat reputasi global, serta memperluas kontribusi keilmuan Islam Nusantara di tingkat internasional.
UIN Siber Cirebon Tunjukkan Eksistensi di Forum Akademik Internasional
Konferensi yang mempertemukan para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati studi Islam dari berbagai negara tersebut menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan mengenai perkembangan pemikiran Islam modern, warisan intelektual klasik, hingga tantangan Islam kontemporer di kawasan Nusantara.
Dalam sambutannya, Dr. Naeila Rifatil Muna menyampaikan apresiasi kepada pihak Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah atas terselenggaranya konferensi yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi akademik regional.
Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk membangun kemitraan global yang produktif guna menghasilkan inovasi, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak luas.
“Konferensi ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pertukaran gagasan, memperluas wawasan akademik, serta membangun kolaborasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan studi Islam di tingkat regional maupun internasional,” ungkap Dr. Naeila.
Perkuat Kerja Sama Internasional untuk Pendidikan Berkualitas
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Naeila juga menegaskan harapan agar hubungan kerja sama yang telah terjalin antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah terus berkembang melalui berbagai program konkret.
Beberapa peluang kolaborasi yang menjadi fokus antara lain:
- Penelitian bersama (joint research)
- Pertukaran dosen dan mahasiswa (student and lecturer exchange)
- Publikasi ilmiah kolaboratif bereputasi internasional
- Seminar dan konferensi internasional bersama
- Program pengabdian masyarakat lintas negara
- Pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran berbasis digital
“Semoga kerja sama yang telah terbangun ini semakin mempererat budaya akademik kedua institusi dan memberikan manfaat besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya studi Islam Nusantara yang semakin relevan di tengah dinamika global,” tambahnya.
Membawa Islam Nusantara ke Panggung Dunia
Partisipasi aktif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum internasional ini sekaligus menjadi bukti bahwa kajian Islam Nusantara memiliki posisi penting dalam percakapan akademik global.
Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap moderasi beragama, toleransi, dan keberagaman budaya, pengalaman Indonesia dalam mengembangkan Islam yang moderat dan inklusif menjadi salah satu referensi yang banyak diminati kalangan akademisi internasional.
Melalui forum seperti ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berperan sebagai duta akademik yang memperkenalkan kekayaan intelektual Islam Nusantara kepada dunia sekaligus menyerap berbagai perspektif global untuk memperkaya pengembangan keilmuan di Indonesia.
Internasionalisasi Kampus Menuju Reputasi Global
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi melalui peningkatan kerja sama global, mobilitas akademik, serta penguatan reputasi internasional.
Sebagai perguruan tinggi Islam berbasis siber pertama di Indonesia, UIN Siber terus mendorong sivitas akademika untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai forum internasional guna memperluas jejaring, meningkatkan kualitas riset, serta memperkuat daya saing institusi di tingkat dunia.
Partisipasi dalam Konferensi Internasional Pengkajian Islam Modern dan Klasik Nusantara 2026 menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan kampus yang unggul, inovatif, dan berorientasi global.
Inspirasi bagi Generasi Akademik Indonesia
Kehadiran dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di panggung internasional memberikan pesan penting bahwa batas geografis bukan lagi penghalang untuk berkarya dan berkontribusi.
Di era globalisasi dan transformasi digital, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
“Ketika ilmu pengetahuan dibangun melalui kolaborasi global, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu institusi atau satu negara, tetapi dapat menjadi solusi bagi peradaban dunia. Inilah semangat yang terus dibangun UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menyiapkan generasi akademik yang mendunia tanpa kehilangan akar keislaman dan keindonesiaannya.”


