UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang profesional, transparan, dan berbasis teknologi. Melalui Pusat Admisi dan Promosi yang berkolaborasi dengan Layanan Akademik, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri Reguler dan Seleksi Mahasiswa Asing Tahun 2026 yang dipusatkan di Gedung M dan Gedung K, Senin (13/7/2026).
Pelaksanaan seleksi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menjaring calon mahasiswa berkualitas yang siap menjadi bagian dari Cyber Islamic University pertama di Indonesia.
333 Peserta Ikuti Ujian CBT SPMB Mandiri
Kepala Bagian Umum dan Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Zainal Arifin, S.Ag., menjelaskan bahwa sebanyak 333 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi jalur SPMB Mandiri Reguler Tahun 2026.
Menurutnya, pelaksanaan ujian dibagi menjadi tiga sesi untuk memastikan proses seleksi berjalan tertib, nyaman, dan optimal.
“Sebanyak 333 peserta mengikuti ujian SPMB Mandiri Reguler. Pelaksanaan dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama dan kedua masing-masing diikuti 160 peserta yang menempati delapan ruang ujian, dengan setiap ruang berisi 20 peserta. Sementara sesi ketiga diikuti oleh 13 peserta,” jelas Zainal Arifin.
Ia menambahkan bahwa seluruh proses ujian dilaksanakan dengan pengawasan ketat sesuai standar operasional sehingga menjamin objektivitas dan integritas seleksi.
Ujian Berbasis CBT, Seleksi Mahasiswa Asing Dilaksanakan Secara Daring
Sementara itu, Kepala Pusat Admisi dan Promosi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Basiran, M.A., menjelaskan bahwa pelaksanaan Computer Based Test (CBT) berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Selain ujian jalur mandiri reguler, pada hari yang sama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga melaksanakan seleksi wawancara bagi calon mahasiswa asing yang dilakukan secara daring (online) mulai pukul 09.00 WIB.
“Pelaksanaan SPMB Mandiri Reguler menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) agar proses seleksi berlangsung objektif, cepat, dan akurat. Pada saat yang sama kami juga melaksanakan wawancara calon mahasiswa asing secara daring sebagai bagian dari proses seleksi International Student Admission Tahun 2026,” terang Basiran.
Menurutnya, penerapan sistem digital menjadi bagian dari transformasi pelayanan akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi berbasis siber yang terus mengedepankan inovasi dalam seluruh proses akademik.
Komitmen Menjaring Mahasiswa Berkualitas
Pelaksanaan SPMB Mandiri Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang transparan, akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada mutu.
Selain memberikan kesempatan kepada lulusan dari berbagai daerah di Indonesia, seleksi mahasiswa asing juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus dalam membangun lingkungan akademik yang multikultural dan berdaya saing global.
Melalui proses seleksi yang profesional, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.






