UIN Siber Cirebon (Bandung) – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah dosen. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan dan Pendampingan Jurnal Ilmiah Nasional dan Internasional yang berlangsung di Hotel Grand Cordela Bandung pada 11–13 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis fakultas dalam mendorong para dosen menghasilkan artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal bereputasi nasional maupun internasional, termasuk jurnal yang terindeks Scopus, Web of Science (WoS), dan SINTA. Selama tiga hari, peserta tidak hanya memperoleh materi konseptual, tetapi juga pendampingan intensif hingga menghasilkan naskah yang siap dipublikasikan.
Rektor: Publikasi Ilmiah adalah Wajah Kemajuan Perguruan Tinggi
Dalam arahannya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting kemajuan perguruan tinggi sekaligus bentuk tanggung jawab akademik dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, hasil penelitian yang berkualitas harus dipublikasikan pada jurnal bereputasi agar dapat diakses, dikaji, dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik maupun publik secara luas.
“Penelitian tidak boleh berhenti sebagai laporan atau dokumen di rak perpustakaan. Hasil riset harus dipublikasikan agar memberikan manfaat yang nyata, memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Aan Jaelani.
Rektor juga mengajak seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian, memperluas jejaring kolaborasi akademik, serta memanfaatkan pelatihan ini sebagai momentum menghasilkan publikasi yang mampu bersaing di tingkat global.
Dekan FDKI: Publikasi Berkualitas adalah Kontribusi Nyata bagi Masyarakat
Sementara itu, Dekan FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Naila Farah, M.Ag., menekankan bahwa budaya akademik yang unggul dibangun melalui karya ilmiah yang berkualitas.
Menurutnya, publikasi pada jurnal bereputasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif dosen, melainkan menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kapasitas dosen sehingga lahir lebih banyak karya ilmiah yang berkualitas, berdampak, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Pendampingan Menyeluruh dari Ide hingga Submit Jurnal
Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Arief Rachman, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa peningkatan mutu publikasi harus dimulai dari penguatan kemampuan akademik penulis.
Oleh karena itu, pelatihan disusun secara sistematis dan bertahap, mulai dari:
- Menentukan ide penelitian yang relevan;
- Mengidentifikasi research gap;
- Menyusun artikel berdasarkan struktur IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion);
- Menulis unsur novelty penelitian;
- Menentukan jurnal yang sesuai dengan bidang kajian.
Menurutnya, model pelatihan berbasis pendampingan memberikan kesempatan bagi peserta memahami seluruh proses publikasi secara menyeluruh sehingga peluang artikel diterima oleh jurnal bereputasi menjadi lebih besar.
FDKI Bangun Ekosistem Riset yang Produktif
Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan II, Dr. Jaja Suteja, M.Pd.I., menegaskan bahwa keberhasilan publikasi ilmiah tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga dukungan kelembagaan.
FDKI, kata dia, akan terus memperkuat fasilitas penelitian, memperluas kolaborasi akademik, serta menghadirkan berbagai program pendampingan agar budaya meneliti dan menulis menjadi identitas sivitas akademika FDKI.
Praktik Langsung Menulis Artikel Bereputasi
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber berpengalaman.
Dr. Busro, S.Ud., M.Ag. memaparkan strategi penyusunan artikel ilmiah mulai dari anatomi artikel, identifikasi research gap, hingga penyusunan unsur novelty yang menjadi nilai tambah sebuah penelitian.
- Sementara itu, Dian Sa’adillah M., S.Kom. memberikan pelatihan pemanfaatan berbagai perangkat pendukung penulisan ilmiah, seperti:
- Mendeley untuk manajemen referensi;
- Grammarly untuk penyuntingan bahasa akademik;
- Turnitin untuk pemeriksaan tingkat kemiripan naskah;
- Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara etis sebagai alat bantu penulisan artikel ilmiah.
Pada sesi praktik, peserta juga didampingi menyusun judul (title draft) dan abstrak dengan target tingkat kemiripan naskah di bawah 20 persen.
Belajar Memilih Jurnal Bereputasi
Pelatihan juga membahas strategi memilih jurnal yang tepat melalui berbagai basis data internasional, seperti:
- Scopus SJR
- Journal Citation Reports (JCR)
- Web of Science (WoS)
- SINTA
Peserta memperoleh pemahaman mengenai kesesuaian ruang lingkup jurnal, kualitas penerbit, indikator sitasi, hingga strategi meningkatkan peluang artikel diterima editor.
- Journal Clinic hingga Siap Publish
- Memasuki hari kedua, peserta mengikuti Journal Clinic yang membahas praktik langsung proses publikasi, mulai dari:
- Submit artikel melalui Open Journal Systems (OJS);
- Penyusunan Cover Letter;
- Teknik menyusun Response to Reviewer secara akademis dan profesional.
Pendampingan dilakukan secara intensif sehingga setiap peserta memiliki artikel yang siap dikirim ke jurnal nasional maupun internasional bereputasi.
Membangun Reputasi Akademik Menuju Kampus Bereputasi Dunia
Melalui pelatihan ini, FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap semakin banyak karya ilmiah dosen yang berhasil dipublikasikan pada jurnal bereputasi. Selain meningkatkan rekognisi akademik fakultas, publikasi ilmiah juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Semangat tersebut ditutup dengan kutipan inspiratif dari Pramoedya Ananta Toer yang menjadi pengingat pentingnya tradisi menulis dalam dunia akademik:
“Tulislah, karena menulis adalah bekerja untuk keabadian. Karya hari ini adalah sejarah esok hari.”
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya mendorong produktivitas penelitian, tetapi juga membangun budaya akademik yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing global.


