UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memastikan proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri Reguler dan Mahasiswa Asing Tahun 2026 berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan monitoring langsung yang dilakukan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., didampingi Kepala Bagian Umum dan Akademik, Zainal Arifin, S.Ag., di lokasi ujian yang dipusatkan di Gedung M dan Gedung K UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan ujian berbasis Computer Based Test (CBT) berlangsung sesuai standar operasional, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan kepada peserta, hingga kelancaran sistem ujian.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ayus A. Yusuf menegaskan bahwa SPMB Mandiri merupakan salah satu pintu masuk calon mahasiswa terbaik yang akan menjadi bagian dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Oleh karena itu, seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara jujur, objektif, akuntabel, dan transparan.
“Kami ingin memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Seleksi ini dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi apa pun. Hasil yang diperoleh sepenuhnya berdasarkan kemampuan peserta masing-masing,” tegas Dr. Ayus.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki kampus siber Islam pertama di Indonesia tersebut.
“Persaingan pada jalur mandiri tahun ini cukup ketat. Karena itu kami mengajak seluruh peserta untuk tetap percaya diri, fokus, dan mengerjakan soal dengan kemampuan sendiri. Apa pun hasilnya nanti merupakan buah dari usaha terbaik yang telah dilakukan,” ujarnya.
Pelayanan Ramah Peserta dan Inklusif bagi Difabel
Dr. Ayus juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis kepada seluruh peserta ujian, termasuk peserta penyandang disabilitas.
Menurutnya, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen menjadi kampus yang inklusif dengan memberikan pelayanan akademik tanpa diskriminasi.
“Kami ingin setiap peserta merasa nyaman selama mengikuti ujian. Panitia harus memberikan pelayanan yang ramah, membantu apabila ada kendala, termasuk memastikan peserta penyandang disabilitas memperoleh fasilitas dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan karena setiap peserta memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas,” jelasnya.
Ia berharap suasana ujian yang nyaman dapat membantu peserta mengerjakan soal secara optimal sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kompetensi masing-masing calon mahasiswa.
Monitoring Pastikan Ujian Berjalan Lancar
Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Zainal Arifin, S.Ag., menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan ruang ujian, perangkat komputer, jaringan internet, hingga pelayanan panitia kepada peserta.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian berjalan lancar sesuai jadwal. Seluruh perangkat pendukung telah dipersiapkan dengan baik sehingga peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman. Kami juga terus melakukan pengawasan agar seluruh proses berlangsung sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan prima,” ujar Zainal.
Ia menambahkan bahwa panitia telah menyiapkan langkah antisipatif apabila terjadi kendala teknis sehingga tidak mengganggu jalannya ujian.
Komitmen Mewujudkan Seleksi Berkualitas
Melalui monitoring tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang profesional, modern, dan berintegritas.
Dengan proses seleksi yang transparan, pelayanan yang ramah, serta fasilitas yang inklusif bagi seluruh peserta, diharapkan SPMB Mandiri Tahun 2026 mampu menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap menjadi generasi unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan peradaban.







