UIN Siber Cirebon – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Dosen dan Kompetisi Internasional Mahasiswa Forum Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab (ADIA) Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari, 22–25 Juli 2026. Kegiatan berskala internasional ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi akademik, internasionalisasi pendidikan tinggi Islam, serta mendorong inovasi keilmuan di era transformasi digital.
Mengusung semangat kolaborasi global, kegiatan ini diikuti oleh 24 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari seluruh Indonesia, serta melibatkan sejumlah perguruan tinggi mitra dari luar negeri. Selama pelaksanaan, ratusan dosen, peneliti, mahasiswa, dan akademisi bertemu untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring kerja sama, serta menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pengembangan ilmu-ilmu adab.
Seminar Internasional Hadirkan Pakar dari Dalam dan Luar Negeri
Seminar internasional menghadirkan narasumber terkemuka, di antaranya Prof. Said dari Malaysia, Prof. Dr. Barsihannor dari UIN Alauddin Makassar, dan Prof. Dr. Suryani dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Para pembicara membahas berbagai isu strategis, mulai dari transformasi digital pendidikan tinggi Islam, pelestarian bahasa, sastra, sejarah, budaya Islam, hingga penguatan riset dan publikasi internasional.
Selain seminar utama, forum juga diisi dengan presentasi ilmiah dari berbagai program studi anggota ADIA yang mendapat antusiasme tinggi. Tercatat 71 pemakalah mempresentasikan hasil penelitian terbaik mereka sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya akademik dan produktivitas publikasi ilmiah.
Tak hanya itu, Kompetisi Internasional Mahasiswa ADIA 2026 juga menjadi daya tarik tersendiri. Sebanyak 217 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berkompetisi dalam 12 cabang lomba, menampilkan kreativitas, inovasi, kemampuan akademik, hingga kompetensi digital di tingkat internasional.
Dekan FUA: Momentum Memperkuat Internasionalisasi Pendidikan Tinggi Islam
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ADIA 2026 merupakan bukti komitmen FUA dalam memperluas jejaring akademik internasional.
“Forum ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum membangun kolaborasi yang lebih kuat dalam bidang penelitian, publikasi internasional, pertukaran akademik, serta pengembangan ilmu-ilmu adab yang relevan dengan tantangan global. Kami berharap berbagai kerja sama yang lahir dari forum ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan ADIA 2026 juga menjadi bagian dari implementasi visi Cyber Islamic University, yang mengintegrasikan penguatan akademik dengan transformasi digital dan kolaborasi global.
Presiden ADIA Apresiasi Profesionalisme UIN Siber Cirebon
Presiden Forum Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab (ADIA) memberikan apresiasi tinggi kepada Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon atas keberhasilannya menjadi tuan rumah kegiatan internasional tersebut.
“Keberhasilan penyelenggaraan Seminar Internasional dan Kompetisi Internasional Mahasiswa ADIA 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan modal utama dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan berdaya saing global. ADIA akan terus menjadi wadah sinergi bagi dosen dan mahasiswa ilmu-ilmu adab untuk melahirkan inovasi, memperkuat publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring kerja sama internasional demi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia,” ungkapnya.
Kesan Mendalam dari Delegasi UIN Alauddin Makassar
Suasana hangat dan kekeluargaan selama kegiatan menjadi salah satu kesan yang paling diingat oleh para peserta. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Barsihannor dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.
“Alhamdulillah, kegiatan ADIA di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Sejak langkah pertama kami tiba hingga saat kembali pulang, kami merasakan pelayanan yang hangat, tulus, dan penuh perhatian. Setiap detail terasa terlayani dengan baik, seakan kami bukan sekadar tamu, tetapi bagian dari keluarga besar yang disambut dengan hati.”
Ia menilai bahwa nilai terbesar dari kegiatan ini bukan hanya kualitas penyelenggaraan, tetapi juga eratnya hubungan persaudaraan yang terbangun di antara seluruh anggota ADIA.
“Lebih dari sekadar pelayanan yang excellent, ada sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu terjalinnya ikatan kekeluargaan yang begitu erat. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut dan menjadi jembatan kolaborasi akademik di masa mendatang.”
Prof. Barsihannor juga menyampaikan apresiasi kepada Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab beserta seluruh panitia atas dedikasi dan pelayanan terbaik yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., beserta seluruh panitia pelaksana, Presiden ADIA, dan seluruh pengurus yang telah menghadirkan kegiatan berkualitas dengan suasana penuh persaudaraan. Semoga semangat ini terus terjaga hingga kita bertemu kembali pada ADIA berikutnya di Palu, Sulawesi Tengah.”
Rektor: UIN Siber Cirebon Terus Perkuat Reputasi Global
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan ADIA 2026. Menurutnya, forum internasional seperti ini merupakan bagian dari strategi universitas dalam memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University yang berdaya saing global.
“Keberhasilan ADIA 2026 menunjukkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu menjadi pusat kolaborasi akademik internasional. Kami akan terus mendorong penguatan riset, publikasi ilmiah, inovasi digital, dan kerja sama global agar kampus ini semakin memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam di tingkat dunia,” tegas Rektor.
Menjadi Tonggak Kolaborasi Akademik Berkelanjutan
Keberhasilan penyelenggaraan Seminar Internasional Dosen dan Kompetisi Internasional Mahasiswa ADIA 2026 semakin mempertegas komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun pendidikan tinggi Islam yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi global.
Melalui forum ini, berbagai jejaring akademik baru berhasil dibangun, kolaborasi riset semakin diperkuat, serta semangat internasionalisasi terus ditumbuhkan. ADIA 2026 tidak hanya menjadi ruang bertemunya para akademisi, tetapi juga menjadi tonggak penting lahirnya gagasan, inovasi, dan kerja sama strategis yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional.


