UIN Siber Cirebon (Pekalongan) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) Jawara II PTKIN se-Jawa dan Madura. Dwi Aniti, mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (PS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berhasil meraih Juara I Panjat Dinding kategori Lead Putri.(11/9/26).
Kemenangan tersebut menjadi kabar gembira bagi keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Di tengah persaingan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai PTKIN se-Jawa dan Madura, Dwi Aniti mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berdiri di posisi teratas.
Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki potensi yang beragam. Mahasiswa tidak hanya dapat berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar melalui olahraga yang membutuhkan kekuatan fisik, keberanian, konsentrasi, dan strategi.
Tak Sekadar Memanjat, Ada Keberanian di Setiap Langkah
Panjat dinding kategori Lead membutuhkan kombinasi kekuatan, ketahanan fisik, keseimbangan, teknik, serta kemampuan membaca jalur. Setiap pijakan dan pegangan harus diperhitungkan dengan cermat karena peserta dituntut mencapai ketinggian terbaik dalam jalur yang telah ditentukan.
Bagi Dwi Aniti, keberhasilan menjadi juara merupakan hasil dari proses dan keberanian untuk menghadapi tantangan. Perjalanan menuju podium tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga mental yang kuat dan fokus selama pertandingan.
Semangat tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa prestasi dapat diraih ketika seseorang berani keluar dari zona nyaman dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kampus Apresiasi Prestasi Mahasiswa
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian Dwi Aniti.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki talenta yang beragam dan mampu bersaing dalam kompetisi tingkat Jawa dan Madura.
“Prestasi Dwi Aniti menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Juara I Panjat Dinding Lead Putri menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki keberanian, kemampuan, dan semangat kompetitif yang luar biasa. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan minat dan bakat,” ujar Prof. Hajam.
Ia menegaskan bahwa kampus akan terus mendorong mahasiswa agar memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang.
Dukungan Official dan Jurusan
Dalam mengikuti kompetisi, Dwi Aniti mendapatkan pendampingan dari Dr. Leny Sri Wahyuni, M.Hum. selaku official.
Dukungan official menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan mahasiswa, baik sebelum maupun selama kompetisi. Pendampingan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan teknis, tetapi juga memberikan dukungan moral agar atlet mampu tampil percaya diri.
Dr. Leny menilai capaian Dwi merupakan hasil dari semangat, disiplin, dan keberaniannya dalam menghadapi persaingan.
“Dwi telah menunjukkan perjuangan yang luar biasa. Semoga kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan hari ini, tetapi juga menjadi pengalaman yang membentuk mental dan kepercayaan dirinya untuk menghadapi tantangan berikutnya,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Prof. Dr. Wartoyo, M.S.I., Ketua Jurusan Perbankan Syariah. Menurutnya, prestasi Dwi menunjukkan bahwa mahasiswa Perbankan Syariah dapat berkembang secara seimbang antara kompetensi akademik dan aktivitas nonakademik.
“Kami sangat bangga. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Perbankan Syariah tidak hanya fokus pada bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan bakat dan prestasi di bidang olahraga. Semoga Dwi menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” tutur Prof. Wartoyo.
Prestasi yang Menginspirasi
Kemenangan Dwi Aniti di PORSI Jawara II menjadi tambahan energi positif bagi kontingen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Prestasi tersebut juga memperlihatkan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk berprestasi di bidang yang sesuai dengan bakat dan minatnya.
Lebih dari sekadar medali emas, keberhasilan Dwi membawa pesan bahwa keberanian untuk mencoba, konsistensi dalam berlatih, dan kemauan untuk terus belajar dapat mengantarkan seseorang menuju prestasi.
Dari dinding panjat di PORSI Jawara II Pekalongan, Dwi Aniti membuktikan bahwa langkah menuju puncak selalu dimulai dari satu keberanian: berani memanjat, berani menghadapi tantangan, dan berani bermimpi lebih tinggi.





