UIN Siber Cirebon (Singapura) — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperluas kiprah di tingkat internasional. Salah satunya melalui partisipasi dalam Program NextGen 2026 — Simposium Belia Islam dan Harmony 2026 Singapura, forum yang mempertemukan generasi muda Muslim dari berbagai negara untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan membangun kolaborasi.(11/9/26).
Dalam program tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengutus tiga delegasi, yakni Mardhah Sastri Utami, M.Biomed., Fajar Harits Santoso, S.Sos., M.I.Kom., dan Fitriana, M.H. Ketiganya menjadi bagian dari perwakilan yang membawa nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum generasi muda Muslim di tingkat regional.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus membuka ruang pembelajaran lintas budaya. Forum internasional seperti NextGen 2026 memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk bertemu dengan generasi muda dari berbagai latar belakang dan memahami perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan masyarakat Muslim.
Memperkuat Wawasan Generasi Muda
NextGen 2026 — Simposium Belia Islam dan Harmony 2026 Singapura merupakan program yang diinisiasi oleh Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS). Kegiatan tersebut diarahkan sebagai ruang pengembangan generasi belia Muslim agar memiliki wawasan luas, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, keterlibatan dalam forum ini memiliki arti penting. Generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki keterampilan komunikasi, kemampuan membangun jejaring, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.
Pertemuan lintas negara juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pendidikan tinggi Islam Indonesia kepada masyarakat internasional. Di sisi lain, para delegasi dapat membawa pulang pengalaman dan gagasan baru yang relevan dengan perkembangan pendidikan dan kehidupan masyarakat di Indonesia.
Bagian dari Semangat Kerja Sama Regional
Program NextGen 2026 juga sejalan dengan semangat kerja sama MABIMS, yaitu forum pertemuan Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu wadah untuk memperkuat hubungan regional dalam bidang keagamaan, pendidikan Islam, dan pembangunan masyarakat. Nilai Islam yang moderat, inklusif, dan adaptif menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Melalui partisipasi dalam NextGen 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengambil bagian dalam membangun ruang dialog generasi muda Muslim. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kesempatan untuk saling belajar dan memahami.
Dari Cirebon Menuju Ruang Global
Keikutsertaan tiga delegasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman personal. Pengetahuan, inspirasi, dan jejaring yang diperoleh selama program dapat dikembangkan menjadi gagasan dan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kampus maupun masyarakat.
Partisipasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kampus Islam di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tampil di ruang internasional. Dari Cirebon, generasi muda dapat membangun jejaring hingga tingkat regional dan mengambil bagian dalam percakapan mengenai masa depan Islam, pendidikan, kemanusiaan, dan kehidupan masyarakat.


