UIN Siber Cirebon — Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melakukan evaluasi terhadap realisasi belanja barang dan modal prioritas Tahun Anggaran 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat. Evaluasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan penganggaran dan pelaksanaan belanja untuk mendukung Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.(11/9/26).
Evaluasi dilakukan untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan efektif, efisien, ekonomis, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Tim Itjen juga memberikan masukan terhadap proses pengadaan barang dan jasa yang sedang berlangsung serta mengidentifikasi berbagai kendala dan risiko yang berpotensi memengaruhi pencapaian target kinerja UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Itjen Tekankan Anggaran Harus Berorientasi Hasil
Inspektur I Itjen Kementerian Agama, Ahmadun, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran tidak semata-mata diukur berdasarkan tingkat penyerapan. Menurutnya, kualitas belanja harus dilihat dari manfaat kegiatan dan kontribusinya terhadap pencapaian sasaran organisasi.
“Penggunaan anggaran harus menerapkan prinsip efektif, efisien, dan ekonomis,” kata Ahmadun di UIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (10/9/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya tata kelola aset yang baik dan transparan. Aset yang dimiliki organisasi harus dapat dimanfaatkan secara optimal, aman, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Evaluasi untuk Deteksi Kendala Sejak Dini
Pengendali Teknis M. Irsan menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan dengan melihat perkembangan setiap tahapan belanja. Tim memastikan pelaksanaan kegiatan tetap mengacu pada perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga realisasi belanja prioritas.
“Kami melihat kegiatan yang sudah terealisasi, sedang berproses, maupun yang belum terealisasi, sehingga kendala yang ada dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti,” jelas Irsan.
Irsan bersama Ketua Tim Ahmad Efendy memberikan pendampingan teknis terkait perencanaan dan penganggaran, realisasi belanja modal prioritas, pengadaan barang dan jasa, kontrak, progres fisik, kesesuaian output belanja modal, hingga kesiapan belanja barang untuk AICIS 2026.
UIN Siber Cirebon Pastikan Anggaran Mendukung Kinerja
Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Umum UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas evaluasi dan pendampingan yang dilakukan Itjen Kementerian Agama.
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi kesempatan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk memastikan setiap proses pengelolaan anggaran berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi institusi.
“Pendampingan dari Itjen menjadi masukan penting bagi kami untuk memperkuat tata kelola keuangan, memastikan pelaksanaan anggaran sesuai perencanaan, serta mendukung pencapaian target kinerja, termasuk persiapan AICIS 2026,” ujar Prof. Jamali.
Ia menambahkan, koordinasi antara pengelola anggaran, pelaksana kegiatan, dan pimpinan perlu terus diperkuat agar setiap program dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Sementara itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa tata kelola anggaran yang baik merupakan bagian penting dalam membangun perguruan tinggi yang profesional dan akuntabel.
“Pengelolaan anggaran harus memberikan nilai tambah bagi institusi dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Karena itu, setiap belanja harus direncanakan dengan baik, dilaksanakan secara transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Prof. Aan.
Menurutnya, persiapan AICIS 2026 juga membutuhkan dukungan tata kelola anggaran yang matang. Seluruh kebutuhan kegiatan perlu dipersiapkan secara terukur agar pelaksanaan konferensi dapat berjalan optimal.
Hasil evaluasi Itjen memberikan gambaran mengenai perkembangan realisasi belanja sekaligus rekomendasi yang dapat segera ditindaklanjuti. Langkah ini diharapkan membantu UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengatasi kendala sejak dini, memperbaiki pelaksanaan kegiatan, dan memastikan belanja prioritas benar-benar memberikan dampak terhadap pencapaian target kinerja.
Dengan tata kelola anggaran yang semakin kuat, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan semakin siap menyukseskan AICIS 2026 sekaligus memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan perguruan tinggi yang efektif, transparan, dan akuntabel.




