UIN Siber Cirebon — Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada Senin hingga Rabu, 13–15 April 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Siber SBSN Lantai 5 dengan menghadirkan tim asesor, yakni Hafidah dan Anin Nurhayati (secara daring melalui Zoom).
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Ketua Senat, para Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, kepala pusat, ketua lembaga, hingga tim borang akreditasi dan taskforce.
Komitmen UIN Siber sebagai Kampus Berbasis Digital
Rektor Aan Jaelani dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam menjaga mutu dan arah pengembangan perguruan tinggi.
Ia menekankan bahwa UIN Siber merupakan bagian strategis dari transformasi pendidikan tinggi berbasis digital di lingkungan Kementerian Agama.
“UIN Siber menjadi pilot project pendidikan berbasis siber. Oleh karena itu, percepatan transformasi digital menjadi prioritas utama dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola,” tegasnya.
FUA Responsif terhadap Transformasi Digital
Rektor juga mengapresiasi Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) sebagai salah satu fakultas yang cepat merespons perkembangan digitalisasi. Berbagai inovasi telah dilakukan, termasuk pemanfaatan aplikasi digital dalam proses pembelajaran hingga pelaksanaan ujian berbasis sistem digital.
“Digitalisasi tidak hanya mempermudah proses akademik, tetapi juga mempercepat layanan, seperti penerapan tanda tangan digital dan sistem administrasi berbasis teknologi,” tambahnya.
Menurutnya, peta jalan transformasi digital menjadi kunci dalam mempercepat terwujudnya UIN Siber sebagai perguruan tinggi unggul. Ia pun berharap Program Studi BSA mampu meraih predikat akreditasi unggul.
Asesor Tekankan Kesesuaian Data dan Kualitas Tridharma
Asesor I, Hafidah, menjelaskan bahwa asesmen lapangan merupakan lanjutan dari proses sebelumnya, yaitu evaluasi dokumen yang telah dikirimkan oleh program studi.
“Proses asesmen sudah dimulai sejak pengiriman data. Pada tahap ini, kami melakukan verifikasi dan pendalaman untuk memastikan kesesuaian antara dokumen dan kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh tim dalam mendukung kelancaran asesmen serta menegaskan bahwa esensi utama penilaian tetap berfokus pada implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Asesor II, Anin Nurhayati, yang hadir secara daring, menyampaikan bahwa asesmen bertujuan “memotret” secara utuh kondisi program studi.
“Kami mencermati kesesuaian data dan membuka peluang bagi program studi untuk menampilkan potensi yang belum tergambar dalam dokumen. Hal ini penting untuk meningkatkan nilai akreditasi,” ungkapnya.
Optimisme Raih Akreditasi Unggul
Seluruh rangkaian asesmen berlangsung dengan penuh kesiapan dan koordinasi dari tim borang serta taskforce. Pimpinan kampus berharap proses asesmen ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik bagi Program Studi BSA.
Dengan dukungan sistem digital yang terus berkembang, serta komitmen kuat dalam peningkatan mutu akademik, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis mampu mendorong Program Studi Bahasa dan Sastra Arab meraih akreditasi unggul.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kualitas kelembagaan dan pembuktian bahwa transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam mampu berjalan efektif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.








