UIN Siber Cirebon — Hari kedua sekaligus penutupan rangkaian kegiatan Writing Master Class bertema “Class From Idea Publication” yang diselenggarakan oleh UPT Pengembangan Karir UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berlangsung sukses dan penuh praktik pada Selasa, 26 Mei 2026, di Gedung Siber Lantai 5.
Setelah pada hari pertama peserta diajak menggali ide dan membangun gagasan tulisan, pada hari kedua mahasiswa difokuskan untuk menyempurnakan draf tulisan agar tidak hanya selesai ditulis, tetapi juga layak publikasi, objektif, komunikatif, dan memiliki dampak bagi pembaca.
Mahasiswa Dibekali Dasar Bahasa dan Teknik Jurnalistik
Sesi pembuka hari kedua menghadirkan Ahmad Imam Baehaqi yang membawakan materi mengenai teknik menyunting, merevisi, hingga mempublikasikan tulisan jurnalistik.
Dalam pemaparannya, Imam menekankan pentingnya menjaga etika jurnalistik dengan menyampaikan fakta secara objektif dan tanpa manipulasi informasi.
“Berita adalah apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan secara langsung di lapangan. Penulisan berita harus menggunakan gaya piramida terbalik, memuat unsur 5W+1H, menggunakan kalimat aktif pada judul, serta menghindari pemborosan kata,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa bahasa jurnalistik harus singkat, padat, lugas, dan sederhana agar mudah dipahami masyarakat luas. Menurutnya, efisiensi bahasa menjadi salah satu kunci penting dalam dunia media dan publikasi digital saat ini.
Tulisan Berkarakter Jadi Modal Karier di Era Digital
Materi berikutnya disampaikan oleh Wildan Ibnu Malik dengan tema “Pentingnya Menulis dengan Gaya Khas dalam Menunjang Karier”.
Wildan menjelaskan bahwa kemampuan menulis tidak hanya penting dalam dunia akademik, tetapi juga menjadi aset penting dalam membangun karier profesional di era digital.
Menurutnya, penulis yang memiliki karakter atau signature style akan lebih mudah dikenal dan memiliki nilai lebih di tengah derasnya arus informasi digital.
“Tulisan yang memiliki ciri khas mampu membangun personal branding yang kuat dan membuka peluang jejaring karier yang lebih luas,” ujarnya.
Ia juga memotivasi mahasiswa agar terus melatih kemampuan menulis sebagai investasi jangka panjang, baik untuk kebutuhan akademik, media digital, maupun dunia profesional.
Peserta Pelajari Struktur dan Alur Penulisan Berbagai Genre
Pada sesi berikutnya, praktisi hukum Bakhrul Amal kembali hadir untuk memperdalam materi mengenai “Struktur dan Alur Cerita serta Teknis Menulis Berbagai Genre”.
Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa seorang penulis harus mampu menyesuaikan teknik penulisan berdasarkan jenis karya yang dibuat, baik artikel opini, esai populer, maupun tulisan ilmiah.
Menurutnya, kekuatan utama sebuah tulisan terletak pada alur cerita (flow) yang konsisten sehingga pembaca merasa nyaman mengikuti isi tulisan dari awal hingga akhir.
“Penulis yang baik harus mampu menjaga kesinambungan ide agar pembaca tidak kehilangan arah ketika membaca,” jelasnya.
Penutupan Diisi Coaching dan Presentasi Karya Mahasiswa
Rangkaian Writing Master Class selama dua hari ini ditutup dengan sesi Coaching Khusus Menulis dengan Networking sekaligus presentasi hasil akhir draf tulisan mahasiswa.
Sesi tersebut dipandu oleh Hanifah Islamiyah bersama fasilitator Siti Mahmudah dan Al-Fina.
Pada sesi penutup, para peserta mempresentasikan karya tulis yang telah mereka susun sejak hari pertama dan mendapatkan masukan akhir dari para pemateri dan fasilitator.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka saat memaparkan hasil tulisan masing-masing. Kegiatan ini pun memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan menulis yang siap dipublikasikan di media digital maupun cetak.
Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi, keterampilan komunikasi, dan pengembangan karier mahasiswa melalui pelatihan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan era digital.


