Cirebon– Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Seminar Internasional pada Senin (25/5/2026). Upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam ini diwujudkan melalui pengangkatan tema “Artificial Intelligence, Research Excellence, and Islamic Education: Strengthening World University Rankings towards Achieving Quality Education”.
Acara ini dilangsungkan mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB dengan pusat kegiatan di Auditorium Lantai 5 Gedung FITK UIN SSC. Guna mengoptimalkan partisipasi di era digital, seminar ini digelar secara blended, di mana para peserta yang merupakan mahasiswa semester 2, 4, dan 6 mengikuti jalannya acara secara virtual melalui Zoom Meeting.
Kegiatan akademik ini menghadirkan dua pakar untuk membahas irisan antara inovasi riset, kecerdasan buatan (AI), dan capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Sesi Pertama: Diisi oleh Dr. Moses Adeleke Adeoye, Ph.D., seorang peneliti interdisipliner asal Nigeria. Beliau membedah materi bertajuk “Culturally Responsive Digital Social Studies Learning for Achieving SDGs”.
Sesi Kedua: Dilanjutkan oleh Dr. Muhamad Arif, M.Pd., Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam dari Gresik, Indonesia. Ia memaparkan gagasan mengenai “AI-Driven Research Innovation in Digital Social Studies for Achieving SDGs”.
Seluruh sesi pemaparan materi dan diskusi tanya jawab yang berlangsung interaktif ini dipandu secara langsung oleh moderator Prince Adzhar Salisipan Duran.
Sebelumnya, rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui pembacaan tilawah, menyanyikan lagu kebangsaan, dan laporan dari Ketua Jurusan PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. Kegiatan seminar internasional ini kemudian mendapat arahan sekaligus dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Widodo Winarso, M.Pd.
Pemanfaatan AI dalam ranah pendidikan agama dan kajian sosial diharapkan dapat menjadi langkah konkret bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat posisi universitas di kancah global. Lebih dari itu, melalui seminar ini, para mahasiswa ditekankan agar tidak tertinggal oleh kemajuan zaman, sekaligus menumbuhkan harapan agar mereka dapat menggunakan dan mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan baik, bijaksana, serta tetap berpegang teguh pada etika keilmuan Islam.


