UIN Siber Cirebon – UPT Pengembangan Karir UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan unggul melalui sesi ketiga program Job Preparation bertajuk “Tes Wawasan Kebangsaan Mastery 5.0”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada 12 Mei 2026 ini menghadirkan Coach Septi Wulandari, S.Pd. sebagai narasumber utama dan diikuti mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon secara virtual untuk memperkuat pemahaman kebangsaan sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan seleksi karier profesional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memahami materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) secara teoritis, tetapi juga diajak menghayati nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi etika dan karakter dalam kehidupan profesional. Fokus pembahasan meliputi Empat Pilar Kebangsaan, kisi-kisi TWK berdasarkan regulasi terbaru Kemenpan-RB, hingga strategi menjawab soal berbasis studi kasus yang umum muncul dalam seleksi CPNS maupun instansi publik lainnya.
“Jangan hanya dihafal, tapi harus dipahami,” tegas Coach Septi saat membuka sesi pembelajaran.
Wawasan Kebangsaan Jadi Fondasi Karakter Profesional
Dalam pemaparannya, Coach Septi Wulandari menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar materi ujian, melainkan nilai dasar yang harus dimiliki generasi muda Indonesia. Menurutnya, penguasaan teori tanpa penghayatan terhadap nilai kebangsaan tidak akan memberikan dampak nyata dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Ia menekankan pentingnya mahasiswa memahami hubungan antara teks konstitusi dengan realitas sosial yang dihadapi bangsa saat ini. Oleh karena itu, peserta diajak untuk berpikir kritis sekaligus reflektif dalam memahami nasionalisme, integritas, dan bela negara.
“Penguasaan wawasan kebangsaan adalah perpaduan antara kecerdasan berpikir dan kekuatan karakter. Ketika seseorang memahami nilai bangsa secara mendalam, maka ia akan lebih siap menjadi pribadi yang bertanggung jawab di lingkungan kerja maupun masyarakat,” jelasnya.
Empat Pilar Kebangsaan Dibahas Mendalam
Pada sesi utama, Coach Septi membedah secara komprehensif empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjadi dasar kokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Empat pilar tersebut meliputi:
- Pancasila sebagai ideologi negara,
- UUD NRI Tahun 1945 sebagai hukum dasar,
- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara,
- Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.
Menurutnya, pemahaman terhadap empat pilar tersebut sangat penting untuk menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan global dan perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks.
Ia juga menegaskan bahwa generasi muda perlu memiliki kesadaran kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi, intoleransi, maupun paham yang bertentangan dengan nilai-nilai nasional.
Bedah Kisi-Kisi TWK Berdasarkan Regulasi Terbaru
Selain membahas teori dasar kebangsaan, sesi ini juga mengulas kisi-kisi Tes Wawasan Kebangsaan berdasarkan Kemenpan-RB Nomor 321 Tahun 2024 sebagai persiapan menghadapi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Coach Septi membagi materi TWK ke dalam lima komponen utama, yaitu:
- Nasionalisme,
- Integritas,
- Bela Negara,
- Pilar Negara,
- Bahasa Negara.
Ia menjelaskan bahwa nasionalisme harus diwujudkan melalui kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Sementara integritas dipahami sebagai keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada aspek bela negara, mahasiswa diajak memahami bahwa kontribusi menjaga bangsa tidak selalu dilakukan melalui jalur militer, tetapi juga melalui profesionalisme, etika kerja, dan kontribusi positif di masyarakat.
Strategi Menjawab Soal TWK Secara Efektif
Agar peserta lebih siap menghadapi tes, kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi pengerjaan soal TWK. Dalam sesi ini, Coach Septi membagikan strategi efektif untuk menjawab soal berbasis kasus dan penalaran.
Tiga poin utama yang ditekankan meliputi:
- memperkuat literasi sejarah,
- memahami teori secara konseptual,
- serta mampu mengimplementasikan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menjawab soal dengan tepat, tetapi juga memahami substansi nilai yang terkandung di dalamnya.
UPT Pengembangan Karir Dorong Mahasiswa Berintegritas
Kepala UPT Pengembangan Karir UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wahyono, menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang kompetitif.
Menurutnya, kompetensi akademik dan keterampilan profesional harus berjalan seiring dengan karakter, integritas, dan tanggung jawab kebangsaan.
“Mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pemahaman kebangsaan yang kuat. Dengan begitu, mereka dapat memasuki dunia kerja dengan karakter yang baik dan semangat untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar Wahyono.
Melalui program Job Preparation ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berupaya membangun lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, integritas, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional di era modern.


