Rektor Prof. Aan Jaelani Tekankan Transformasi SDM dan Layanan Publik Digital Jadi Kunci Kemajuan Kampus Siber
UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi dan pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan bertajuk “Peningkatan Tata Kelola Kepegawaian dan Kompetensi ASN Menuju Layanan Publik Digital” yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026, berpusat di ruang rapat Senat.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid dan terpusat melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Kepala Biro Akademik Keuangan dan Umum (AKU), para dekan fakultas, direktur dan wakil direktur pascasarjana, ketua dan sekretaris lembaga, kepala UPT, pusat dan unit, kepala bagian dan kepala sub bagian, ketua jurusan/prodi, hingga seluruh pegawai di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Acara dipandu langsung oleh Dr. H. Susari, MA., yang membuka jalannya kegiatan dengan menegaskan pentingnya penguatan tata kelola SDM berbasis digital di era transformasi birokrasi modern.
Rektor: ASN Kampus Harus Adaptif, Profesional, dan Digital Mindset
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., yang dalam arahannya menekankan urgensi peningkatan tata kelola kepegawaian dan kompetensi ASN dalam menghadapi tantangan layanan publik digital di era transformasi teknologi.
Menurut Prof. Aan Jaelani, perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus mampu menghadirkan tata kelola birokrasi yang profesional, cepat, transparan, dan berbasis digital.
“Peningkatan tata kelola kepegawaian dan kompetensi ASN menuju layanan publik digital merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. ASN di lingkungan perguruan tinggi harus memiliki mindset adaptif, profesional, dan siap menghadapi transformasi digital,” tegas Prof. Aan Jaelani.
Sebagai Universitas Islam Negeri Siber pertama di Indonesia, lanjutnya, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki tanggung jawab besar menjadi model pengembangan layanan publik berbasis digital di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
“Kampus siber tidak hanya bicara teknologi pembelajaran, tetapi juga transformasi budaya kerja, pelayanan publik, serta penguatan kompetensi ASN yang responsif terhadap perubahan zaman,” tambahnya.
Kepala Biro SDM Kemenag RI Paparkan Strategi Penguatan ASN Digital
Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Dr. Muhammad Zain yang memaparkan materi secara komprehensif terkait “Peningkatan Tata Kelola Kepegawaian dan Kompetensi ASN Menuju Layanan Publik Digital.”
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Zain menjelaskan bahwa transformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama harus didukung oleh penguatan kompetensi ASN yang selaras dengan perkembangan digitalisasi pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa ASN modern dituntut memiliki kemampuan adaptasi teknologi, integritas, pelayanan prima, serta kemampuan membangun sistem kerja yang efektif dan kolaboratif.
“Digitalisasi layanan publik bukan sekadar memindahkan layanan manual ke sistem elektronik, tetapi membangun budaya kerja baru yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan kompetensi ASN melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan literasi digital, serta pengembangan budaya kerja profesional guna mendukung reformasi birokrasi nasional.
Komitmen Wujudkan ASN Unggul dan Layanan Publik Modern
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat kualitas tata kelola SDM dan meningkatkan kapasitas ASN menuju kampus digital yang modern, unggul, dan berdaya saing global.
Melalui forum ini, seluruh peserta diharapkan mampu memperkuat pemahaman tentang pentingnya transformasi layanan publik digital, membangun budaya kerja profesional, serta meningkatkan kompetensi ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.






