UIN Siber Cirebon – Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program pendidikan dan pemberdayaan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan keagamaan yang telah menjadi tradisi masyarakat. Hal tersebut dilakukan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 45 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan mengikuti Istighosah bersama jamaah pengajian ibu-ibu lanjut usia di Pendopo Nurul Yaqin, Desa Mayung, pada Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengajian rutin bulanan masyarakat yang telah berlangsung secara turun-temurun. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bentuk partisipasi aktif sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual dan nilai-nilai kebersamaan.
Menghidupkan Nilai Spiritual dalam Kebersamaan
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul, Asmaul Husna, istighosah, dzikir, dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Mahasiswa KKN mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk dan berbaur bersama para jamaah ibu-ibu lansia dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, mencerminkan kuatnya nilai religius yang masih terjaga di tengah masyarakat Desa Mayung. Selain menjadi sarana meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, istighosah juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, saling mendoakan, serta memperkuat solidaritas sosial antargenerasi.
Menjalin Kedekatan melalui Tradisi Keagamaan
Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan ini memberikan pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat tradisi keagamaan masyarakat sekaligus memahami pentingnya menjaga budaya gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan-kegiatan spiritual.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN, tokoh agama, dan jamaah pengajian ibu-ibu lanjut usia. Interaksi yang terjalin secara hangat memperkuat hubungan emosional sehingga mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat selama masa pengabdian.
Di bawah bimbingan Dr. H. Aguslani Mushlih, M.Ag. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa didorong untuk aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bersama, termasuk kegiatan keagamaan.
Perwakilan Mahasiswa KKN Kelompok 45 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pelajaran yang sangat bermakna selama menjalani pengabdian di Desa Mayung.
“Mengikuti istighosah bersama ibu-ibu lansia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selain mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan ini juga mengajarkan kami arti kebersamaan, keikhlasan, dan pentingnya menjaga tradisi keagamaan yang telah lama hidup di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap semangat kebersamaan, nilai-nilai religius, dan tradisi pengajian yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Mayung dapat terus terjaga serta menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikannya.
Mendukung Pencapaian SDGs
Partisipasi Mahasiswa KKN Kelompok 45 dalam kegiatan istighosah bersama masyarakat mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kesehatan spiritual dan sosial masyarakat, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan menjaga nilai budaya dan tradisi lokal, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kohesi sosial, kebersamaan, dan kehidupan masyarakat yang harmonis.


